Jumat, 21 Maret 2014

Kajian Islam Ilmiah, Makassar


Senin 15 Jumadal Ula 1435 H / 17 Maret 2014 M : dengan tema Pendidikan Anak dalam Sorotan Manhaj Salaf
Unduh Sesi 1 (durasi 01:46:26 ukuran 12,18 MB)
Unduh Sesi 2 (durasi 01:04:08 ukuran 7,34 MB)

Selasa 16 Jumadal Ula 1435 H / 18 Maret 2014 M : dengan tema  Pendidikan Anak dalam Sorotan Manhaj Salaf
Unduh Sesi 3 (durasi 01:46:25 ukuran 12,18 MB)
Unduh Sesi Tanya Jawab 1 (durasi 51:43 ukuran 5,92 MB)
Unduh Sesi Tanya Jawab 2 (durasi 40:45 ukuran 4,66 MB)

Sumber : miratsul-anbiya.net

TERBUNUHNYA SALAH SATU TOKOH YAHUDI KA'AB BIN AL ASYRAF


 KISAH-KISAH SHAHIHAH
DARI SUNNAH NABAWIYAH 
 TERBUNUHNYA SALAH SATU TOKOH YAHUDI KA'AB BIN AL ASYRAF 
 Dari Jabir bin Abdullah radliallahu 'anhuma berkata, "Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Siapakah diantara kalian yang sanggup membunuh Ka'ab bin Al Asyraf? Sebab dia telah menyakiti Allah dan melukai Rasul-Nya."
Maka Muhammad bin Maslamah berdiri dan berkata: "Wahai Rasulullah, setujukah anda jika aku yang akan membunuhnya?"
Beliau menjawab: "Ya."
Muhammad bin Maslamah berkata: "Tetapi, izinkanlah aku terlebih dahulu untuk mengatakan sesuatu kepadanya."
Beliau bersabda: "Silahkan!"
Kemudian Maslamah pergi mendatangi Ka'ab,
lalu dia berkata: "Sesungguhnya laki-laki itu (maksudnya Nabi shallallahu 'alaihi wasallam -pent) telah meminta sedekah kepada kami padahal kami dalam keadaan susah, oleh karena itu aku datang kepadamu untuk berhutang."
Ka'ab berkata: "Dan juga - demi Allah - kalian akan bosan kepadanya."
Maslamah berkata: "Sesungguhnya kami telah mengikutinya, dan kami tidak suka meninggalkannya hingga kami mengetahui akhir kesudahannya, dan kami hendak meminjam satu atau dua wasaq."
Ka'ab bin Al Asyraf menjawab: "Baiklah, akan tetapi kalian harus memberikan jaminan kepadaku."
Mereka menjawab: "Engkau harus kami beri jaminan apa?"
Ka'ab menjawab: "Gadaikanlah isteri-isteri kalian kepadaku."
Mereka menjawab: "Bagaimana mungkin kami harus menggadaikan isteri-isteri kami, sementara kamu adalah orang yang paling rupawan di Kalangan Arab."
Ka'ab berkata: "Kalau begitu, gadaikanlah puteri-puteri kalian."
Mereka berkata: "Bagaimana bisa kami harus menggadaikan puteri-puteri kami, nantinya mereka akan dihina orang-orang dan dikatakan, 'Mereka telah digadaikan dengan satu atau dua wasaq, ' hal ini akan membuat kami terhina, akan tetapi kami akan menggadaikan la'mah kami."
Sufyan (perowi) mengatakan; maksudnya adalah senjata.
Kemudian mereka membuat perjanjian untuk bertemu kembali. Di suatu malam Maslamah bersama Abu Na`ilah - ia adalah saudara sepersusuan Ka'ab - datang menemui Ka'ab, lalu Ka'ab mengundangnya untuk masuk ke dalam benteng, setelah itu Ka'ab turun menemui mereka.
Isteri Ka'ab berkata kepadanya: "Kemana engkau hendak keluar pada saat seperti ini?"
Ka'ab menjawab: "Dia adalah Muhammad bin Maslamah dan saudaraku Abu Na`ilah."
Isteri Ka'ab berkata: "Aku mendengar suara seperti darah menetes."
Ka'ab menjawab: "Dia hanyalah saudaraku, Muhammad bin Maslamah dan saudara sepersusuanku Abu Na`ilah. Sesungguhnya sebagai seorang yang terhormat, apabila dipanggil, maka ia akan menemuinya walaupun di malam hari."
Kemudian Muhammad bin Maslamah memasukkan (ke dalam benteng) dua orang bersamanya, yaitu Abu Abs bin Jabr, Al Harits bin Aus dan 'Abbad bin Bisyr.
Maslamah berkata: "Sungguh, aku akan meraih rambut kepalanya dan menciumnya, jika kalian melihatku telah berhasil membekuk kepalanya, maka mendekatlah dan tebaslah dia."
Sesekali Maslamah berkata: "Kemudian aku akan memberikan kesempatan kepada kalian untuk menciumnya."
Ketika Ka'ab turun untuk menemui mereka dengan bau minyak wanginya mulai tersebar,
Maslamah berkata: "Aku belum pernah mencium aroma wangi yang lebih bagus dari ini."
Ka'ab menjawab: "Aku memiliki minyak wangi wanita arab dan lebih sempurna dikalangan Arab."
Maslamah berkata: "Apakah engkau mengizinkanku untuk mencium kepalamu?"
Ka'ab menjawab: "Silahkan!"
Kemudian Maslamah menciumnya dan diikuti oleh sahabat-sahabatnya.
Setelah itu Maslamah berkata lagi: "Apakah engkau mengizinkanku lagi?"
Ka'ab menjawab: "Silahkan!"
Rupanya Ka'ab tidak merasa keberatan dan menyodorkan kembali kepalanya kepada Muhammad bin Maslamah.
Ketika ia telah berhasil menguasai kepalanya,
Maslamah berkata: "Mendekatlah!"
Maka mereka langsung membunuhnya, dan setelah itu mereka menemui Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan mengabarkan kepada beliau."
[✏ HR. Al Bukhari no 4037, Muslim no 1801 📚]

Selasa, 18 Maret 2014

PERCAKAPAN 3


 PROFESI🔧
 أَحْمَد: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
🔧بَدْرٌ: وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ
 أَحْمَدُ: هَذَا أَخِيْ، هُوَ مُدَرِّسٌ
Ini saudaraku, dia seorang guru

🔧بَدْرٌ: أَهْلاً وَسَهْلاً
 أَحْمَدُ: هَذَا صَدِيْقِيْ، هُوَ مُهَنْدِسٌ
Ini temanku, dia seorang insinyur

🔧بَدْرٌ: أَهْلاً وَسَهْلاً
 أَحْمَدُ: مَعَ السَّلاَمَةِ
Selamat jalan

🔧بَدْرٌ: مَعَ السَّلاَمَةِ
〰〰〰〰〰〰
 Sumber: ArabIndo

HUKUM BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN AYAT-AYAT AL QUR'AN 2


🔹Kemudian saya menderumkan ontaku (agar wanita tersebut bisa naik). Lalu sebelum dia naik,
🔸dia berkata kepadaku:
{قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ}
"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya…" [QS. An Nuur: 30]
🔹Saya pun menundukan pandanganku darinya. Saya katakan padanya: "Naiklah sekarang!"
Tatkala dia ingin naik di atas onta, tiba-tiba saja onta tersebut berjalan, sehingga terjatuhlah wanita tersebut dan terkoyaklah bajunya.
🔸Dia berkata:
{وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ}
"Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri…" [QS. Asy Syuura: 30]
🔹Saya katakan padanya: "Bersabarlah! jangan engkau naik dahulu sampai saya selesai mengikatnya."
🔸Dia pun berkata:
{فَفَهَّمْنَاهَا سُلَيْمَانَ}
"maka Kami telah memberikan pengertian kepada Sulaiman tentang hukum (yang lebih tepat)." [QS. Al Anbiya: 79]
🔹Setelah saya selesai mengikat ontaku, maka saya katakan padanya: "Sekarang engkau bisa naik kembali!"
🔸Ketika dia telah naik di atas onta, dia berkata:
{سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ (13) وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ (14)}
"Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami." [QS. Az Zukhruf: 13-14]
🔹Saya pun kemudian mengambil tali kekang ontaku dan saya hentakan agar jalannya lebih cepat sambil saya berteriak-teriak.
🔸Melihat seperti itu, dia berkata:
{وَاقْصِدْ فِي مَشْيِكَ وَاغْضُضْ مِنْ صَوْتِكَ}
Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu…" [QS. Luqman: 19]
🔹Saya pun lambatkan jalanku dengan pelan-pelan sambil mendendangkan bait-bait syi'ir.
🔸Mendengar seperti itu, dia berkata:
{فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآنِ}
"bacalah apa yang mudah (bagimu) dari Al Quran…" [QS. Al Muzammil: 20]
🔹Saya katakan kepadanya sambil terkagum-kagum dengan sikapnya: "Sungguh engkau telah dianugerahi kebaikan yang banyak."
🔸Dia menjawab:
{وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَابِ}
"Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)." [QS. Al Baqarah: 269]
🔹Ketika saya melangkah sebentar, saya pun bertanya kembali: "Apakah engkau punya suami?"
🔸Dia menjawab:
{يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَسْأَلُوا عَنْ أَشْيَاءَ إِنْ تُبْدَ لَكُمْ تَسُؤْكُمْ}
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menanyakan (kepada Nabimu) hal-hal yang jika diterangkan kepadamu akan menyusahkan kamu…" [QS. Al Maidah: 101]
🔹Mendengar jawabannya, saya pun terdiam dan tidak melanjutkan lagi pembicaraanku dengannya sampai akhirnya kami mendapatkan sekelompok kaum.
🔹Saya katakan padanya: "Siapakah yang engkau miliki dalam kafilah itu?".
🔸Dia menjawab:
{الْمَالُ وَالْبَنُونَ زِينَةُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا}
"Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia…" [QS. Al Kahfi: 46]
🔹Dari jawabannya, saya tahu bahwa dia mempunyai anak. Terus saya bertanya kembali: "Apakah urusan mereka dalam musim haji ini?"
🔸Dia berkata:
{وَعَلَامَاتٍ وَبِالنَّجْمِ هُمْ يَهْتَدُونَ}
"dan (Dia ciptakan) tanda-tanda (penunjuk jalan). Dan dengan bintang-bintang itulah mereka mendapat petunjuk." [QS. An Nahl: 16]
🔹Oh… ternyata mereka dalam kafilah tersebut sebagai penunjuk jalan.
Saya berjalan mendekati sebuah tenda, kemudian saya bertanya: "apakah yang engkau miliki dalam tenda ini?"
🔸Dia berkata:
{وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا}
"Dan Allah mengambil Ibrahim menjadi kesayanganNya." [QS. An Nisaa: 125]
{وَكَلَّمَ اللَّهُ مُوسَى تَكْلِيمًا}
Dan Allah telah berbicara kepada Musa dengan langsung." [QS. An Nisaa: 164]
{يَا يَحْيَى خُذِ الْكِتَابَ بِقُوَّةٍ}
"Hai Yahya, ambillah Al Kitab (Taurat) itu dengan sungguh-sungguh." [QS. Maryam: 12]
🔹Maka saya pun berteriak memanggil nama-nama mereka: "hai Ibrahim! hai Musa! hai Yahya!"
Setelah itu, tiba-tiba keluarlah tiga anak muda dari dalam tenda tersebut, seolah-olah mereka bagaikan rembulan yang baru muncul. Disaat mereka sudah berada dihadapanku, mereka duduk dan berkata: "Ini adalah Ibu kami, sudah tiga hari kami kehilangan dia.
🔸Wanita itu berkata:
{الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَذْهَبَ عَنَّا الْحَزَنَ إِنَّ رَبَّنَا لَغَفُورٌ شَكُورٌ}
"Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri." [QS. Faathir: 34]
🔹Setelah berkata demikian, saya melihat kepala wanita tersebut memberikan isyarat kepada salah satu anaknya,
🔸dan dia berkata:
{فَابْعَثُوا أَحَدَكُمْ بِوَرِقِكُمْ هَذِهِ إِلَى الْمَدِينَةِ فَلْيَنْظُرْ أَيُّهَا أَزْكَى طَعَامًا فَلْيَأْتِكُمْ بِرِزْقٍ مِنْهُ}
"Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi ke kota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu…" [QS. Al Kahfi: 19]
🔹Kemudian salah satu diantara mereka bangkit dan pergi membeli makanan. Setiba dari membeli makanan, ia langsung menghidangkannya dihadapanku.
🔸Wanita itu berkata:
{كُلُوا وَاشْرَبُوا هَنِيئًا بِمَا أَسْلَفْتُمْ فِي الْأَيَّامِ الْخَالِيَةِ}
"(kepada mereka dikatakan): "Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu." [QS. Al Haaqqah: 24]
🔹Saya katakan kepada mereka: "Sekarang makanan kalian menjadi haram bagiku sampai kalian mau mengkabarkan tentang keadaan Ibu kalian!"
Mereka pun menjawab: Dia adalah ibu kami, sudah sejak 40 tahun tidak berbicara melainkan dengan ayat-ayat Al Qur'an, karena beliau takut berkata dusta sehingga akan turun murka Allah kepadanya. Maha Suci Allah Yang Maha Mampu berbuat apa saja yang Dia kehendaki.
🔹Saya katakan:
{ذَلِكَ فَضْلُ اللَّهِ يُؤْتِيهِ مَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ ذُو الْفَضْلِ الْعَظِيمِ}
"Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah mempunyai karunia yang besar." [QS. Al Hadid: 21]
 Demikianlah kisah wanita yang tak pernah menggerakan lisannya semenjak 40 tahun melainkan dengan kalamullah (Al Qur'an), karena takut jika lisannya dia gerakan untuk sesuatu yang dusta, sehingga Allah akan murka dengannya.
Mungkin diantara kita ada yang bertanya-tanya tentang keabsahan kisah?!
Dan juga mungkin ada yang bertanya-tanya, apakah perbuatan wanita tersebut, yaitu tidak berbicara melainkan dengan ayat-ayat Al Qur'an saja dibenarkan dalam Islam?

🔎 Untuk mengetahui jawaban kedua pertanyaan diatas, maka simaklah kelanjutan artikel ini pada pertemuan berikutnya, insya Allah!
[✏ ditulis oleh Abu 'Ubaidah Iqbal bin Damiri Al Jawi, 7 Jumadal Ula 1435/ 8 Maret 2014_di Daarul Hadits_Al Fiyusy_Harasahallah 📚]

HUKUM BERBICARA DENGAN MENGGUNAKAN AYAT-AYAT AL QUR'AN 1


 Permasalahan ini, mengingatkan saya pada seorang anak yang disebut oleh orang-orang sebagai anak ajaib.
"Kenapa kok ajaib?" kata mereka, karena anak ini jika ditanya atau diajak bicara maka jawaban yang keluar dari lisannya adalah ayat-ayat Al Qur'an yang cocok dengan pembicaraan. Sebagian orang yang pernah saya dapatkan juga pernah melakukan hal yang demikian, ketika diajak bicara maka yang diucapkan olehnya ayat-ayat Al Qur'an yang sesuai dengan pembicaraan.
 Contohnya ketika ditanya: "Siapakah namamu?" dia menjawab:
{إِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلَامٍ اسْمُهُ يَحْيَى لَمْ نَجْعَلْ لَهُ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا}
"Sesungguhnya Kami memberi kabar gembira kepadamu akan (beroleh) seorang anak yang namanya Yahya, yang sebelumnya Kami belum pernah menciptakan orang yang serupa dengan dia." [QS. Maryam: 7]
 Sebelum kita bahas hukum permasalahan ini, saya ingin menceritakan sebuah kisah yang unik dan masyhur di kalangan Arab, yaitu kisah Ibnul Mubarak_rahimahullah dengan seorang wanita tua yang selalu ketika diajak bicara maka yang keluar dari lisannya hanyalah ayat-ayat Al Qur'an saja.
 Mari kita simak kisahnya berikut ini!
 Berkata Abdullah Ibnul Mubarak_rahimahullah: "Ketika Saya meninggalkan rumah untuk menunaikan ibadah haji dan mengunjungi makam Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam. Tiba-tiba ketika ditengah-tengah perjalanan, saya melihat sesuatu yang hitam. Setelah terlihat jelas, ternyata dia seorang wanita tua yang sedang duduk dengan mengenakan pakaian dan khimar (penutup kepala) yang terbuat dari kain wool."
🔹Saya katakan padanya: "Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakaatuhu"
🔸Dia menjawab:
{سَلَامٌ قَوْلًا مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍ}
"(Kepada mereka dikatakan): "Salam", sebagai ucapan selamat dari Tuhan Yang Maha Penyayang." [QS. Yaasin: 58]
🔹Saya berkata kepadanya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat atasmu, apa yang sedang engkau perbuat di tempat ini?"
🔸Dia berkata:
{مَنْ يُضْلِلِ اللَّهُ فَلَا هَادِيَ لَهُ}
"Barangsiapa yang Allah sesatkan, maka baginya tak ada orang yang akan memberi petunjuk." [QS. Al A'raf: 186]
🔹Dari jawabannya, saya tahu kalau dia sedang tersesat dalam perjalanannya, maka saya bertanya kepadanya: "Kemana engkau ingin pergi?"
🔸Dia berkata:
{سُبْحَانَ الَّذِي أَسْرَى بِعَبْدِهِ لَيْلًا مِنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى}
"Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha." [QS. Ai Israa: 1]
🔹Oh… ternyata dia telah usai menunaikan ibadah haji dan sekarang ingin melakukan perjalanan menuju ke baitul Maqdis. Saya katakan padanya: "Sejak kapan engkau berada di tempat ini?"
🔸Dia berkata:
{ثَلَاثَ لَيَالٍ سَوِيًّا}
"Selama tiga malam, padahal kamu sehat." [QS. Maryam: 10]
🔹Saya katakan padanya: " Saya tidak melihat padamu perbekalan makanan yang bisa engkau makan?"
🔸Dia berkata:
{هُوَ يُطْعِمُنِي وَيَسْقِينِ}
"dan Tuhanku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku" [QS. Asy  Syu'araa: 79].
🔹Saya berkata: "Dengan apa engkau berwudhu?"
🔸Dia berkata:
{فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا}
"kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci)." [An Nisaa: 43]
🔹Saya katakan padanya: "Sesungguhnya saya punya makanan, apakah engkau ingin makan?"
🔸Dia berkata:
{ثُمَّ أَتِمُّوا الصِّيَامَ إِلَى اللَّيْلِ}
"Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam." [QS. Al Baqarah: 187]
🔹Saya katakan: "Ini kan bukan bulan Ramadahan?!"
🔸Dia berkata:
{وَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ اللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ}
"Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui." [QS. Al Baqarah: 158]
🔹Saya katakan padanya: "Bukankah diperbolehkan bagi kita untuk berbuka puasa ketika melakukan safar?"
🔸Dia menjawab:
{وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ}
"Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." [QS. Al Baqarah: 184]
🔹Saya katakan: "Kenapa engkau tidak berbicara biasa saja seperti saya bicara?"
(Ibnul Mubarak terheran-heran dengan sikap wanita tersebut, karena setiap diajak bicara maka yang keluar dari lisannya hanya ayat-ayat Al Qur'an).
🔸Dia pun menjawab:
{مَا يَلْفِظُ مِنْ قَوْلٍ إِلَّا لَدَيْهِ رَقِيبٌ عَتِيدٌ}
"Tiada suatu ucapanpun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir." [QS: Qaaf: 18]
🔹Saya bertanya kepadanya: "Engkau ini manusia dari jenis apa?"
🔸Dia menjawab:
{وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا}
"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya." [QS. Al Israa: 36]
🔹Saya berkata: "Sungguh saya telah salah dalam bicara, maafkanlah saya!"
🔸Dia menjawab:
{قَالَ لَا تَثْرِيبَ عَلَيْكُمُ الْيَوْمَ يَغْفِرُ اللَّهُ لَكُمْ وَهُوَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ}
"Dia (Yusuf) berkata: "Pada hari ini tak ada cercaan terhadap kamu, mudah-mudahan Allah mengampuni (kamu), dan Dia adalah Maha Penyayang diantara para penyayang." [QS. Yusuf: 92]
🔹Saya katakan padanya: "Maukah engkau jika saya bawa diatas ontaku sampai engkau mendapatkan kafilahmu?"
🔸Dia berkata:
{وَمَا تَفْعَلُوا مِنْ خَيْرٍ يَعْلَمْهُ اللَّهُ}
"Dan apa yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya…" [QS. Al Baqarah: 197]
🔹Kemudian saya menderumkan ontaku (agar wanita tersebut bisa naik). Lalu sebelum dia naik,
🔸dia berkata:
{قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ}
"Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya…" [QS. An Nuur: 30]
🔹Saya pun menundukan pandanganku darinya. Saya katakan padanya: "Naiklah sekarang!"
Tatkala dia ingin naik di atas onta, tiba-tiba onta tersebut berjalan, sehingga terjatuhlah wanita tersebut dan terkoyak bajunya.
…….
📆 Bersambung kisah ini - insya Allah - pada pertemuan berikutnya…!!!
[✏ ditulis oleh Abu 'Ubaidah Iqbal bin Damiri Al Jawi, 1 Jumadal Ula 1435/ 2 Maret 2014_di Daarul Hadits_Al Fiyusy_Harasahallah 📚]

Senin, 17 Maret 2014

Percakapan 2


 PERCAKAPAN 2 
🇹🇷"KEBANGSAAN"🇸🇦
🇹🇷 مُحَمَّد: السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
🇸🇦 شَرِيْف: وَعَلَيْكُمُ السَّلاَمُ
🇹🇷 مُحَمَّد: مِنْ أَيْنَ أَنْتَ ؟
Anda dari mana?
🇸🇦 شَرِيْف: أَنَا مِنْ بَاكِسْتَانَ
Saya dari Pakistan
🇹🇷 مُحَمَّد: هَلْ أَنْتَ بَاكِسْتَانِيٌّ ؟
Apakah anda orang Pakistan?
🇸🇦 شَرِيْف: نَعَمْ، أَنَا بَاكِسْتَانِيٌّ. وَمَا جِنْسِيَّتُكَ أَنْتَ ؟
Iya, saya orang Pakistan. Kalau engkau bangsa apa?

🇹🇷 مُحَمَّد: أَنَا تُرْكِيٌّ، أَنَا مِنْ تُرْكِيَا
Saya orang Turki. Saya dari Turki

🇸🇦 شَرِيْف: أَهْلاً وَسَهْلاً
Selamat datang!
➖➖➖➖➖➖
 Sumber: ArabIndo

Minggu, 16 Maret 2014

SABAR DALAM BERPEGANG TEGUH DI ATAS QURAN DAN SUNNAH

Jum’at, 12 Jumadil Ula’ 1435H
1. Khutbah Jum’at – Masjid Raya Al Ikhwan Sorowako ~Download di Sini

Sabtu, 13 Jumadil Ula’ 1435H
2. Tausyiah Ba’da Maghrib – Masjid Raya Al Ikhwan Sorowako –Download di Sini
3. Tausyiah Ba’da Subuh – Masjid Al Fath Pontada, Sorowako –Download di Sini
4. Dauroh Sesi 1 – Download di Sini

Ahad, 14 Jumadil Ula’ 1435H
5. Tausyiah Ba’da Maghrib – Masjid Al Hidayah Wawondula – Download di Sini
6. Tausyiah Ba’da Subuh – Masjid Al Ukhuwah Sumasang 2, Sorowako – Download di Sini
7. Dauroh Sesi 2 – Download di Sini

Ukhuwah islamiyyah Diatas Al Kitab Dan Sunnah

1. Sesi 1 Download di Sini
2. Sesi 2 Download di Sini
Masjid Agung Manunggal Bantul
1. Sesi 1 Al Ustadz Muhammad Afifudin Hafizhahullah Download
2. Sesi 2 Al Ustadz Muhammad Afifudin Hafizhahullah Download
                       Ma'had Minhajus Sunnah Magelang Ahad 16 Maret 2014M Ba'da Maghrib

                                                Bimbingan Islam Dalam Berumah Tangga

                                                https://app.box.com/s/jt5er0749joswh9wlp5z 

                                                                    www.forumsalafy.net

REKAMAN KAJIAN SLIPI JAKARTA

Jakarta Sabtu 15 Maret 2014
1. Masjid al Mujahidin Jakarta
Sisi 1 Al Ustadz Abu Hamzah Yusuf Hafizhahullah Download
Sesi 2 Al Ustadz Ayip Syafrudin Hafizhahullah Download
Sesi 3 Al Ustadz Abu Ishaq Muslim Hafizhahulloh Download
Sesi 4 Al Ustadz Abu Abdillah Luqman Baábduh HafizhahullahDownload
Ahad 16 Maret 2014
Tausiyah Ma’had Riyadhul Jannah Bersama al Ustadz Luqman Ba’abduh Download di Sini

Senin, 10 Maret 2014

Minggu, 09 Maret 2014