Senin, 07 Maret 2016

Kumpulan Rekaman Kajian Ahlussunnah Se Indonesia


Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Bantul
Senin 27 Jumadal ‘Ula 1437H / 07 Maret 2016M
Masjid Pondok Pesantren Daarussunnah Al Khoiriyyah, Tangkil, Muntuk, Dlingo, Bantul]
Pemateri : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy حفظه الله تعالى
Tema: IKHLAS DAN ISTIQAMAH DALAM MENUNTUT ILMU SERTA TA’AWUN 
MENYEBARKAN ILMU DAN DAKWAH


Sumber: @ ARS || Radio Islam Jogja


__________________
 

Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Sleman
Senin 27 Jumadal ‘Ula 1437H / 07 Maret 2016M
Masjid Al-Anshar, Wonosalam, Ngaglik, SlemanYogyakarta
Pemateri : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy حفظه الله تعالى
Tema: MEWASPADAI BAHAYA GHURUUR (RENUNGAN INTROSPEKSI DIRI)


Sumber: @ Channel Tasjilat Al Hikmah – Solo


________________


Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Banyumas
Ahad, 26 Jumadal ‘Ula 1437H / 06 Maret 2016M
Masjid Agung Nur Sulaiman {Barat Alun-Alun Banyumas – Jawa Tengah}
Pemateri : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy حفظه الله تعالى
Tema: ISLAM HARGA MATI!


Sumber: @ ARS || Radio Al Faruq Purwokerto


________________


Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Karanganyar
Ahad, 27 Jumadal ‘Ula 1437H / 06 Maret 2016M
Masjid Abu Bakr Ash-Shidiq (Komplek PP. Al Ausath Gotanon, Jati, Jaten, Karanganyar)
Pemateri : Al Ustadz Usamah bin Faishal Mahri, Lc حفظه الله تعالى
Tema: TUNAIKAN TANGGUNG JAWABMU DALAM MENDIDIK ANAKMU


Sumber: @ ARS || Radio Islam Karanganyar


________________


Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Sleman
Ahad, 26 Jumadal ‘Ula 1437H / 06 Maret 2016M
 Masjid Al Anshar, Wonosalam Ngaglik, SlemanYogyakarta
Pemateri : Al Ustadz Usamah bin Faishal Mahri حفظه الله تعالى
Tema: DAKWAH SALAFIYYAH ANTARA PENGAKUAN DAN KENYATAAN


Sumber: @ ARS || Radio Islam Jogja


___________________



Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Kulon Progo
Ahad, 26 Jumadal ‘Ula 1437H / 06 Maret 2016M
Masjid Baiturrahman Dharmais, Serang Sendangsari Pengasih, KulonprogoYogyakarta
Pemateri : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy حفظه الله تعالى
Tema: BIMBINGAN ISLAM KETIKA GERHANA


Sumber: @ https://telegram.mekajianislamlendah


________________


Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Semarang
Ahad, 26 Jumadal ‘Ula 1437H / 06 Maret 2016M
 Masjid Diponegoro, Jl. Atmodirono Komplek UNDIP Pleburan Semarang – Jawa Tengah
Pemateri : Al Ustadz Qomar Su’aidi, Lc حفظه الله تعالى
Tema: LGBT, ANCAMAN BERBAHAYA BAGI AGAMA DAN NEGARA


Sumber: @ARS || Radio Al I’tishom Semarang


________________



Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Semarang
Sabtu, 25 Jumadal ‘Ula 1437H / 05 Maret 2016M
 Masjid Al Ikhsan FIS UNNES Gunungpati Semarang – Jawa Tengah
Pemateri : Al Ustadz Hanif حفظه الله تعالى
Tema: UNTAIAN FAEDAH DARI KISAH HADITS JIBRIL


Sumber: @ARS || Radio Al I’tishom Semarang

_____________


Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Wonosobo
Sabtu, 25 Jumadal ‘Ula 1437H / 05 Maret 2016M
 Masjid Al-Istiqomah, Gondang, Puntuk, WonosoboJawa Tengah
Pemateri : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy حفظه الله تعالى
Tema: MENGGAPAI KEBERKAHAN DALAM MENGAIS RIZQI


Sumber: @ARS || Admin Radio Islam Wonosobo


_________________



Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Sukoharjo
Ahad Pagi, 26 Jumadal ‘Ula 1437H / 06 Maret 2016M
Masjid Ibnu Taymiyah SukoharjoJawa Tengah
Pemateri : Al Ustadz Abu Zubair Umar حفظه الله تعالى
Tema: PENTINGNYA MEMBANGUN IKATAN EMOSIONAL ANTARA ORANGTUA DAN ANAK, TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN ANAK KEPARA KEDUA ORANGTUA


Sumber: @Radio Rasyid || http://bit.ly/radiorasyid


______________



 Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyah Kulonprogo
 Jum’at, 24 Jumadal ‘Ula 1437H / 04 Maret 2016M
Pemateri :
Al Ustadz Abu Nasim Mukhtar bin Rifa’i حفظه الله تعالى
 Masjid Al-MursyidCangakan Tirtorahayu Galur KulonprogoYogyakarta
Tema:  BETAPA TINGGI NILAI KEHORMATAN, HARTA DAN DARAH SEORANG MUSLIM


Sumber:  @https://telegram.mekajianislamlendah


____________________

 

Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyyah Semarang
Jum’at 24 Jumadal ‘Ula 1437H / 04 Maret 2016M
 Musholla Kampung Jangli Tlawah III
Pemateri : Al Ustadz ‘Abdurrouf حفظه الله تعالى
Tema: KEUTAMAAN DZIKIR DAN AYAT KURSI UNTUK MEMBENTENGI DIRI DARI GANGGUAN JIN


Sumber: @Radio Al I’thisom Semarang || http://bit.ly/radioalitishom

AudioKajian.Com
_______________

Sabtu, 05 Maret 2016

Syams Si Pencela Sayyidina Abu Bakr dan Umar Radhiyallahu anhuma Ini Tewas



KISAH SEORANG SYIAH RAFIDHAH

Al-Hafizh adz-Dzahabi rahimahullah menyampaikan,
Al-Imam Muhammad bin Mantab rahimahullah menceritakan kepadaku, bahwa Izzuddin Yusuf al-Mushili rahimahullah pernah melayangkan sebuah surat kepadanya.

Sambil memperlihatkan surat tersebut kepadaku, Izzuddin Yusuf membacakan isi surat tersebut,

Dulu, kami pernah memiliki seorang kawan. Namanya asy-Syams bin al-Hasyisyi. Orang ini sering mencela dan mencaci-maki Sayyidina Abu Bakr dan Umar bin al-Khaththab radiallahu anhuma. Celaan dan caci-makiannya sering kelewat batas.

Pada suatu kesempatan, kami mendengarkan sebuah ceramah. Ketika merasa bahwa isi ceramah berubah dari keyakinannya, Syams memisahkan diri dari jamaah sambil mencela dan mencaci Abu Bakr maupun Umar bin al-Khaththab radiallahu anhuma.

Aku pun segera menegur Syams, Wahai Syams, celaka kamu!

Kamu masih saja mencela dan mencaci-maki mereka berdua (Sayyidina Abu Bakr dan Umar radiallahu anhuma) sedangkan usiamu sudah semakin tua.

Bandingkan apa yang sudah kamu miliki dengan yang sudah mereka dapatkan!

Mereka sudah mendahului kita tujuh ratus tahun sementara Allah berfirman,

تلك أمَّةٌ قد خلت؟

“Mereka itu adalah kaum yang telah berlalu.” (al-Baqarah : 141)?

Mendengar ucapanku ini, ternyata jawaban Syams adalah,

“Demi Allah, demi Allah! Abu Bakr dan Umar berada di dalam neraka!”
Syams mengucapkan kata-kata ini di hadapan banyak orang. Bulu kudukku merinding mendengarkan ucapan yang sangat tidak pantas ini.

Seketika itu, aku menengadahkan kedua tanganku ke arah langit sambil berdoa,

Ya Allah, Dzat Yang Mahakuasa di atas segala hamba-Nya!

Wahai Dzat yang tidak ada sesuatupun yang tersembunyi dari-Nya!

Aku meminta kepada-Mu, jika anjing ini (yang dimaksud adalah Syams, -red) di atas kebenaran maka turunkanlah tanda kepadaku.

Namun jika ia memang zalim, maka turunkanlah sesuatu yang bisa menyadarkan orang-orang bahwa orang ini di atas kebatilan sekarang juga!

Begitu selesai berdoa, tiba-tiba kedua mata Syams membengkak.

Kedua bola matanya mendadak menjadi besar dan hampir keluar dari kelopaknya.

Badannya berubah menjadi hitam legam, seperti besi gosong yang dipandai dan dibakar.

Dari kerongkongannya keluar sesuatu yang menjadikan burung-burung mati berjatuhan.

Akhirnya, Syams digotong ke rumahnya.

Tidaklah mencapai tiga hari berikutnya, Syams si pencela sayyidina Abu Bakr dan Umar radiallahu anhuma ini meregangkan nyawa.

Yang lebih mencengangkan lagi, tidak ada seorangpun bisa memandikan jasad Syams. Sebab, dari badan dan kedua matanya keluar cairan yang tidak pernah berhenti.

Dengan keadaan seperti itu, badan Syams dikuburkan begitu saja.

Dan memang kejadian tersebut benar-benar terjadi.

Peristiwa naas itu terjadi pada tahun 710 H. (Referensi: Tarikh al-Islam hal. 117 cetakan Darul Mughni)

Jumat, 04 Maret 2016

" Wahai anakku, BERSEMANGATLAH DALAM MENYEBARKAN ILMU sekalipun pada majelis-majelis semisal majelis minum kopi, makan siang, dan yang semisalnya "



WASIAT DAN NASEHAT SEORANG AWAM KEPADA AL 'ALLAMAH IBNU 'UTSAIMIN RAHIMAHULLAH
.............................

Berkata Al 'Allamah Muhammad bin Shalih Al 'Utsaimin rahimahullah :

"Sungguh seseorang dari orang awam telah memberiku wasiat, dia berkata kepadaku :

"Wahai anakku, BERSEMANGATLAH DALAM MENYEBARKAN ILMU sekalipun pada majelis-majelis semisal majelis minum kopi, makan siang, dan yang semisalnya.

Janganlah engkau meninggalkan satu majelispun melainkan engkau hadiahkan (ilmu) kepada orang-orang yang duduk walaupun hanya tentang satu permasalahan".

Dia mewasiatkan itu kepadaku, dan aku wasiatkan itu kepada kalian, karena itu adalah wasiat yang bermanfaat".

•••••••

At Ta'liq 'ala Shahihi Muslim, hadits 152, 1147, 1154

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
 Alih Bahasa : Tim Istifadah
Arsip WALIS » http://walis-net.blogspot.com/2016/03/wasiat-dan-nasehat-seorang-awam-kepada.html
Kritik dan saran » http://goo.gl/d0M01P
Faedah Lain » http://salafymedia.com/blog/category/al-istifadah/

---------------
وصيَّة ونصيحة رجل عامِّي للعلاَّمة ابن عثيمين - رحمه الله

🔹قال العلاَّمة محمد بن صالح العثيمين : "ولقد أوصاني رجل من عامة الناس
🔹فقال لي : يابني احرص على نشر العلم حتى في المجالس كمجالس القهوة، أوالغداء، أوما أشبه ذلك
🔹 ولاتترك مجلسا واحدا إلا وأهديت إلى الجالسين ولومسألة واحدة، أوصاني بذلك وأنا أوصيكم بذلك؛ لأنها وصية نافعة” اهـ

📘{ التعليق على صحيح مسلم/حديث152،1147،1154}

•••••••••••••••••••
Majmu'ah AL ISTIFADAH
http://bit.ly/tentangwalis
 Telegram http://bit.ly/alistifadah JOIN
 مجموعة الاستفادة
 Jum'at, 24 Jumadal Ula 1437 H // 04 Maret 2016 M


INILAH GHIBAH YANG DIPERBOLEHKAN



Diperkecualikan GHIBAH dalam 6 Keadaan

Para Ulama’ menjelaskan ada 6 hal yang diperkecualikan boleh melakukan ghibah :

1. Orang yang didzhalimi.

Menyampaikan kedzhaliman yang diterimanya dari seseorang kepada penguasa atau orang yang memiliki kemampuan untuk mencegah dan menghambatnya. Seseorang yang didzhalimi boleh menyebutkan keburukan-keburukan pihak yang mendzhaliminya sebatas kedzhaliman itu saja, tidak pada hal-hal lain.

Allah Subhaanahu Wa Ta’ala berfirman:

لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَنْ ظُلِمَ وَكَانَ اللَّهُ سَمِيعًا عَلِيمًا

Allah tidaklah menyukai ucapan keras tentang keburukan kecuali dari orang yang terdzhalimi dan Allah adalah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (Q.S anNisaa’:148)



2. Meminta pertolongan untuk merubah kemunkaran.

Menjelaskan kepada orang yang mampu untuk merubah kemunkaran yang dilakukan seseorang. Misalkan, berkata: Fulan telah minum khamr, peringatkan dia untuk berhenti minum khamr.



3. Meminta fatwa.

Meminta fatwa kepada Ulama’ tentang keadaan seseorang yang terkait dirinya. Atau, meminta pertimbangan tentang keadaan seseorang yang akan melamar atau dilamar dalam pernikahan. Orang yang mengerti keadaan sang pelamar atau orang yang akan dilamar harus menjelaskan keadaannya meski harus menyebutkan sisi-sisi keburukan. Ketika Fathimah bintu Qoys dilamar oleh Muawiyah bin Abi Sufyan dan Abu Jahm, beliau meminta pertimbangan. Maka Nabi shollallahu alaihi wasallam menyatakan:

أَمَّا أَبُو جَهْمٍ فَلَا يَضَعُ عَصَاهُ عَنْ عَاتِقِهِ وَأَمَّا مُعَاوِيَةُ فَصُعْلُوكٌ لَا مَالَ لَهُ انْكِحِي أُسَامَةَ بْنَ زَيْدٍ

Adapun Abu Jahm tidak pernah menurunkan tongkat dari pundaknya (suka memukul atau sering safar), sedangkan Muawiyah miskin tidak memiliki harta. Menikahlah dengan Usamah bin Zaid (H.R Muslim no 2709)



4. Menyebutkan tentang orang yang terang-terangan berbuat kefasikan dan kebid’ahan (Ahlul Bid’ah)

Al-Hasan al-Bashri (salah seorang tabi’i) menyatakan:

لَيْسَ لِصَاحِبِ بِدْعَةٍ وَلاَ لِفَاسِقٍ يُعْلِنُ بِفِسْقِهِ غِيْبَة

Tidak ada ghibah untuk Ahlul Bid’ah dan orang yang terang-terangan menampakkan kefasikannya (riwayat alLalikai dalam Syarh Ushul I’tiqod Ahlissunnah wal Jamaah)



5. Memperingatkan kaum muslimin tentang keadaan seseorang yang memiliki sifat; sikap; dan pemikiran yang membahayakan.

Seperti yang disebutkan dalam hadits Aisyah ketika datang seorang laki-laki meminta ijin akan menemui Nabi, Nabi kemudian berkata kepada Aisyah:

بِئْسَ أَخُو الْعَشِيرَةِ

Dia adalah seburuk-buruk saudara suatu kaum (H.R alBukhari no 5594 pada Bab ‘Bolehnya berghibah terhadap orang-orang yang merusak dan ragu’)
Termasuk dalam kategori ini adalah menjelaskan tentang keadaan perawi-perawi hadits, ada yang lemah dan pendusta. Semua ini bukan ghibah yang dilarang.



6. Ta’rif, pengenalan tentang seseorang bukan dalam rangka menyebut aibnya, namun karena ia telah dikenal luas dengan keadaan itu, seperti sebutan: si kurus, si keriting, dan sebagainya. Sebagian Ulama’ mempersyaratkan sebutan itu tidaklah dibenci oleh orang yang dibicarakan. Sebaiknya jika bisa menggunakan sebutan lain selain ciri-ciri fisik tersebut, itu lebih utama.
Nabi shollallahu alaihi wasallam menyebut salah seorang Sahabat dengan Dzul Yadain yang artinya yang memiliki 2 tangan, karena tangannya panjang dan sudah dikenal luas dengan sebutan itu. Ketika Sahabat itu mengingatkan Nabi bahwa sholat yang biasanya 4 rokaat hanya beliau lakukan 2 rokaat, Nabi bertanya kepada para Sahabat yang lain:

أَصَدَقَ ذُو الْيَدَيْنِ

Apakah benar apa yang disampaikan Dzul Yadain? (H.R alBukhari no 6709 dan Muslim no 897)


~~~~~~~~~~~~~~~~

Dikutip dari Buku "Akidah Imam Al-Muzani (Murid Imam Asy-Syafii)"

▶️ Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================
 http://telegram/alistiqomah

Orang Kafir Yang Tidak Boleh Dibunuh



Terdapat 3 Jenis Orang Kafir yang Tidak Boleh Dibunuh :

1. Kafir Adz-Dzimmi (Orang-orang Kafir Ahlul Kitab yang Hidup di Negeri Kaum Muslimin dengan Aman dan Membayar Jizyah).

Dalilnya : Al Qur’an Surat AtTaubah ayat 29.


2. Kafir Al-Mu’Ahad (Orang-orang yang Memiliki Perjanjian dengan Kaum Muslimin untuk Tidak Saling Memerangi).

Seperti Orang-orang Musyrikin yang Terlibat Perjanjian Hudaibiyyah dengan Nabi Muhammad Shollallahu Alaihi Wasallam untuk Tidak saling Memerangi.


3. Kafir Al-Musta’min (Orang-orang Kafir yang Masuk ke Dalam Negeri Kaum Muslimin dengan Jaminan Keamanan dari Pemerintah Muslim atau Jaminan Keamanan dari Satu Orang Saja dari Kaum Muslimin).

Dalilnya : Al Qur’an Surat AtTaubah ayat 6.

Ketiga Jenis Orang Kafir ini Darahnya Terjaga, Tidak Boleh Ditumpahkan.


Barangsiapa yang Membunuh Orang Kafir Jenis ini, Maka ia Harus :

a.  Membayar Diyat, jika Ahli Warisnya bukan Orang Kafir Harbi (yang Memerangi Kaum Muslimin).

Pembahasan tentang Diyat secara panjang lebar terdapat dalam Kitab Fiqh.

Sebagai contoh : Diyat untuk Orang Kafir Ahlul Kitab adalah Setengah dari Diyat Muslim.

Diyat Seorang Muslim Merdeka adalah 1000 Mitsqal Emas (sekitar 4200 kg Emas) atau 100 Unta atau 200 Sapi atau 2000 Kambing. (Sungguh Besar sekali Nominal Diyat yang harus Dibayar!!).


b. Membayar Kaffarat : Memerdekakan Budak Mukmin atau Berpuasa 2 Bulan berturut-turut.

Pendapat Keharusan Membayar Kaffarat ini adalah Pendapat Jumhur (Mayoritas) Ulama dan Dipilih juga oleh Syaikh Al-Utsaimin Rahimahullah.



Dikutip dari Buku 40 HADITS PEGANGAN HIDUP MUSLIM (Syarh Arbain AnNawawiyah).

Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah.

=====================
http://telegram.me/alistiqomah

Kamis, 03 Maret 2016

PROGRAM PEMBERANTASAN RADIKALISME TERORISME TIDAK BISA DENGAN NASIONALISME (Terorisme berakar dari penyimpangan ideologi sehingga harus dihadapi dengan pencerahan Ilmu Syari'ah)



PROGRAM PEMBERANTASAN RADIKALISME TERORISME TIDAK BISA DENGAN NASIONALISME

(Terorisme berakar dari penyimpangan ideologi sehingga harus dihadapi dengan pencerahan Ilmu Syari'ah)

Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri hafidzahullah

Durasi 07:29 (1,48MB)
Link: http://bit.ly/1QK9TsB

Dauroh di Masjid Al- Muawwanah, Jl. dr. Cipto 99 Komplek Perhutani Semarang | Ahad 19 Jumadil Ula 1437/ 28 Februari 2016
________________________

•••••
➤ #khowarij #terorisme #isis #takfir #vonis_kafir #pengkafiran #kepolisian
 ــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد

قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
www.alfawaaid.net

HUKUMAN MATI ADALAH SETIMPAL BAGI MEREKA



Terhadap Da'isy (ISIS), sekedar deklarasi pengingkaran (pengutukan) tidaklah akan bermanfaat.

Hanyalah dengan hukum Qishas yang telah Allah tetapkan bagi kita untuk menegakkannya. Agar terjaga kehidupan yang Aman.

Majelis Hai'ah Kibarul 'Ulama telah mengeluarkan keputusan tentang (penjahat) semisal mereka yang ditetapkan dalam surat keputusan bernomor 148, tahun 1409 H bahwa hukum bagi mereka (para teroris) adalah HUKUMAN MATI.

Dan dalam kesempatan ini, Majelis al Amanah al Ammah Li Hai'ah Kibaril Ulama menyerukan agar masyarakat  melaporkan (keberadaan) oknum-oknum teroris yang dicari oleh negara.

Karena ini merupakan  :

Wujud tolong menolong dalam kebaikan dan ketakwaan.

Penjagaan terhadap masyarakat, pengayoman, dan perlindungan harta benda mereka.

Tidak menerangkan  informasi (termaksud) dalam keadaan maklumat telah tersebar , merupakan pengkhianatan terhadap muslimin dan imam (pemimpin) mereka.

Kunjungi || http://serambiharamain.com


___________________


Khawarij/Teroris Adalah Model Bani Adam (manusia) Yang Paling Aneh


Berkata Ibnu Katsir rahimahullah:

".... Dan manusia yang seperti ini (maksudnya: khawarij) adalah termasuk model Bani Adam (manusia) yang paling aneh.

Maka Mahasuci Allah yang telah membuat berbagai macam jenis ciptaanNya seperti apa yang Dia kehendaki, dan telah berlalu di dalam ketentuanNya yang agung.

Dan betapa bagusnya apa yang telah dikatakan oleh sebagian salaf tentang khawarij, bahwasanya merekalah yang disebutkan di dalam firman Allah ta'ala :

{قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا ● الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا ● أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا}


Artinya :

"Katakanlah (Muhammad): Akankah Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya ?

 (Yaitu) orang-orang yang tersesat usahanya di dalam kehidupan dunia, sementara mereka menyangka bahwa diri mereka telah berbuat sebaik-baiknya.

Mereka itu adalah orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Rabb mereka dan (mengingkari) pertemuan denganNya, maka terhapuslah (sia-sialah) amal mereka, sehingga Kami tidak (perlu) melakukan penimbangan terhadap (amal) mereka pada hari kiamat."

Al-Bidayah wan Nihayah 5/387


الخوارج ﺃﻏﺮﺏ ﺃﺷﻜﺎﻝ ﺑﻨﻲ ﺁﺩﻡ

ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻛﺜﻴﺮ -رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى-:

«.... ﻭﻫﺬﺍ ﺍﻟﻀَّﺮْﺏ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻣﻦ ﺃﻏﺮﺏ ﺃﺷﻜﺎﻝ ﺑﻨﻲ ﺁﺩﻡ, ﻓﺴﺒﺤﺎﻥ ﻣﻦ ﻧﻮَّﻉ ﺧﻠﻘﻪ ﻛﻤﺎ ﺃﺭﺍﺩ, ﻭﺳﺒﻖ ﻓﻲ ﻗﺪﺭﻩ ﺍﻟﻌﻈﻴﻢ.

ﻭﻣﺎ ﺃﺣﺴﻦ ﻣﺎ ﻗﺎﻝ ﺑﻌﺾ ﺍﻟﺴﻠﻒ ﻓﻲ ﺍﻟﺨﻮﺍﺭﺝ ﺇﻧﻬﻢ ﺍﻟﻤﺬﻛﻮﺭﻭﻥ ﻓﻲ ﻗﻮﻟﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ:

 {قُلْ هَلْ نُنَبِّئُكُمْ بِالْأَخْسَرِينَ أَعْمَالًا ● الَّذِينَ ضَلَّ سَعْيُهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَهُمْ يَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ يُحْسِنُونَ صُنْعًا ● أُولَٰئِكَ الَّذِينَ كَفَرُوا بِآيَاتِ رَبِّهِمْ وَلِقَائِهِ فَحَبِطَتْ أَعْمَالُهُمْ فَلَا نُقِيمُ لَهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَزْنًا}»

【ﺍﻟﺒﺪﺍﻳﺔ ﻭﺍﻟﻨﻬﺎﻳﺔ【٣٨٧/٥】

قناة - ردود منهجــ☟ـة

Reza Al Jakarty - Editor : Ibnu abi Humaidi hafizhahullah
Majmu'ah Ashhaabus Sunnah

Rabu, 02 Maret 2016

LGBT ANCAMAN BAGI AGAMA DAN BANGSA



BISMILLAAHI WALHAMDULILLAAH

Hadirilah Dengan Mengharap Pahala Allahu ta 'ala Semata - Kajian Islam Ilmiyyah Ahlussunnah Wal Jama'ah Di Semarang - Insya Allah

MATERI :

 ~ LGBT ANCAMAN BAGI AGAMA DAN BANGSA ~

PEMATERI :

al Ustadz Qomar Lc Hafizhahullah


HARI :

Ahad 26 Jumadil Awwal1437 H - 6 Maret 2016 M

WAKTU :

Jam 16:00 Wib Insya Allah

TEMPAT :

Masjid DIPONEGORO
Jl. Atmodirono Pleburan UNDIP SEMARANG

Live Insya Allah Di :

www.SalafySemarang.com

KAJIAN GRATIS UNTUK UMUM
IKHWAN DAN AKHWAT !

INFORMASI :

Hasan - 085225003939

TurutAndil MenShare :

WA - AHLUSSUNNAH SEMARANG -
- www.AhlussunnahSemarang.com
- www.yukngajisemarang.blogspot.com

Selasa, 01 Maret 2016

Bagaimana Seseorang Bisa Mengetahui Syaitan Dari Jenis Manusia ?



SIFAT-SIFAT SYAITAN DARI JENIS MANUSIA

Asy Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin Rahimahullah


Pertanyaan :

Wahai Syaikh -semoga Alloh menjaga anda-, Anda telah menjelaskan kepada kami tentang syaithan-syaithan dari kalangan jin. Lalu bagaimana seseorang bisa mengetahui syaitan dari jenis manusia? dan bagaimana membedakannya di antara manusia? Bagaimana pula cara memperingatkan darinya? Serta bagaimana sikap kita dalam bergaul dengannya?

Jawaban :

Setiap orang yang memerintahkanmu untuk berbuat kejelekan dan perbuatan keji, serta melarangmu dari berbuat kebaikan dan istiqomah MAKA ITULAH SYAITHAN.

Ini sebagaimana dalam firman Allah Tabaraka wa ta’ala :

(وَمَنْ يَتَّبِعْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ فَإِنَّهُ يَأْمُرُ بِالْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ( النور : ٢١

“Dan barang siapa yang mengikuti langkah-langkah syaithan, maka sesungguhnya dia (syaithan) memerintahkan kepada perbuatan keji dan kemungkaran.” An Nuur : 21.

Dan juga firman Alloh ta’ala :

(إِنَّمَا يُرِيدُ الشَّيْطَانُ أَنْ يُوقِعَ بَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةَ وَالْبَغْضَاءَ فِي الْخَمْرِ وَالْمَيْسِرِ وَيَصُدَّكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَعَنِ الصَّلَاةِ ( المائدة : ٩١.”

"Sesungguhnya syaitan itu bermaksud hendak menimbulkan permusuhan dan kebencian di antara kamu lantaran (meminum) khamar dan berjudi itu, dan menghalangi kamu dari mengingat Allah dan sholat.” Al Maidah : 91.

Maka setiap orang yang memerintahkanmu untuk berbuat kejelekan dan kemungkaran, serta menghalangimu dari berdzikir kepada Alloh dan sholat. MAKA DIA SYAITHAN.

Penanya: Walaupun itu kedua orang tuanya?

Syaikh: Walaupun itu kedua orang tuamu.

Namun bersemangatlah untuk menasihati keduanya.Rasululloh Shalallahu ‘alaihi wassalam bersabda :

((فلأن يهي الله بك رجلا خير لك من حمر النعم))“

"Dan seandainya Allah memberi hidayah kepada seseorang karena sebab dirimu, maka itu lebih baik bagimu dari pada onta merah.”

Dan kebanyakan manusia terkadang memerintahkan apa yang mereka anggap kebaikan, dalam keadaan mereka tidak mengetahuinya.

Sumber: Silsilah Liqoat babil Maftuh (Liqo 67)

http://forumsalafy.net/sifat-sifat-syaitan-dari-jenis-manusia/
Majmu'ah Ashhaabus Sunnah


Akibat Jelek Kemaksiatan [ BANTAHAN UNTUK SUPORTER LGBT ]



Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyah Cileungsi
Jum’at, 17 Jumadal ‘Ula 1437H / 26 Februari 2016M

Pemateri :
Al Ustadz Muhammad bin Umar as Seweed حفظه الله تعالى

Masjid Ma’had Riyadhul Jannah Cileungsi, Bogor

Tema:
AKIBAT JELEK KEMAKSIATAN


Sumber:  @ARS – Radio Islam Cileungsi - AudioKajian.Com

INDAHNYA ISLAM - DIANTARA NODA YANG MENGOTORINYA – SYI’AH – ISIS – LGBT


Audio Rekaman Kajian Islam Ilmiyah Bantul
Sabtu, 18 Jumadal ‘Ula 1437H / 27 Februari 2016M

Pemateri :
Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy حفظه الله تعالى

Masjid Agung, Manunggal BantulYogyakarta
Tema: INDAHNYA ISLAM; DIANTARA NODA YANG MENGOTORINYASYI’AH – ISIS – LGBT


Sumber:  @ARS || Radio Islam Jogja - AudioKajian.Com