Rabu, 07 September 2016

Diantara Ciri Ciri Yang Jelas Dari Orang Orang WAHABI¹


- Mereka adalah orang orang yang mengesakan Allahu ta 'ala dalam beribadah kepada Nya .

Berdoa, takut, berharap, tawakal, berharap, kembali dan bertaubat, meminta pertolongan, meminta perlindungan, istighatsah, menyembelih, nadzar dan yang selainnya dari macam macam ibadah yang Allahu perintahkan, semuanya hanyalah di persembahkan untuk Allahu ta 'alam semata.


وَأَنَّ الْمَسٰجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا

" Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah."

(Al-Jinn : 18)



- Mereka orang orang yang jauh dari kesyirikan kepada Allahu ta 'ala



إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًۢا بَعِيدًا

" Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya."

(An-Nisa' : 116)



- Mereka tidak lah beribadah kepada Allahu ta 'ala kecuali dengan apa yang Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bawa dan ajarkan, tidak ditambah tambahi dan tidak di kurangi.


عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِيْنَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهَ وَسَلَّمَ: “مَنْ أَحْدَثَ فِيْ أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ” رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.

Dari Ummul Mukminin, Ummu Abdillah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

" Barangsiapa yang (memulai) mengada-adakan (sesuatu yang baru) dalam urusan (agama) kami ini yang bukan termasuk bagian darinya, maka amalan tersebut tertolak."

(HR. Bukhari dan Muslim)



وَفِيْ رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ: “مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهَ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ”


Dalam riwayat Muslim disebutkan :

" Barangsiapa yang mengerjakan sebuah amalan yang tidak terdapat padanya perintah kami, maka amalan tersebut tertolak."

(HR. Muslim)



- Mereka beragama berdasarkan dengan Al Quran dan Sunnah dengan merujuk kepada pemahaman orang orang terbaik pada generasi awal umat islam, sebagaimana yang Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam wasiatkan kepada kita.



وَالسّٰبِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهٰجِرِينَ وَالْأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسٰنٍ رَّضِىَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِى تَحْتَهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا ۚ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

" Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar."

(At-Taubah : 100)


Beliau bersabda :

" Sebaik-baik umat manusia adalah generasiku (sahabat), kemudian orang-orang yang mengikuti mereka (tabi’in) dan kemudian orang-orang yang mengikuti mereka lagi (tabi’ut tabi’in)."

(Muttafaq ‘alaih)


Telah Berkata al Imam Malik Rahimahullah :


" Tidak akan menjadi baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah menjadikan baik (umat) di awalnya dahulu. "


__________


Keterangan:

1. JULUKAN WAHABI ADALAH BUATAN ORANG ORANG YANG BENCI DENGAN DAKWAH TAUHID DAN SUNNAH, MEREKA TIDAK BISA BERSIKAP/BERDALIL DENGAN ILMIYYAH, YANG BISA MEREKA LAKUKAN HANYALAH DENGAN MEMBERI JULUKAN JELEK KEPADA ORANG ORANG YANG BERTAUHID KEPADA ALLAH, DENGAN TUJUAN AGAR MANUSIA LARI DARI DAKWAH TAUHID DAN SUNNAH


__________



Penting !!

Lindungi anak dan keluarga kita dari bahaya laten terorisme , isis , syiah dan komunisme dan berbagai kelompok sesat lainnya..

Bentengi dan bekali kita, anak anak kita dan keluarga kita dengan ilmu syar'i

Belajar islam dengan mengikuti tiga generasi awal umat islam , orang orang di wasiatkan oleh nabi shallallahu 'alaihi wa sallam



Di Sponsori Oleh :

- Grup WhatsApp CopyPaste :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Bbm :
Pin C001751EE
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

Ayo Bantu MenShare !!!

Pesan Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)

MENYEBARKAN ILMU SYAR'I DI MEDIA-MEDIA SOSIAL


Pertanyaan :

Apabila aku menyebarkan ilmu syar'i melalui media-media sosial dan perlu diketahui bahwa faedah tersebut akan terkirim ke ribuan orang maka apakah aku termasuk orang yang mengajarkan manusia kebaikan dan akan memintakan ampun untukku penduduk langit dan bumi hingga ikan di lautan dan semut di lubang sarangnya ?

Syaikh Salim Bamuhriz حفظه اللّٰه Menjawab :

Apabila engkau ikhlas melakukannya dengan mengharap ridho Allah ta'ala dan engkau menyebarkan ilmu yang bermanfaat maka tidak diragukan engkau termasuk orang-orang yang mengajari manusia kebaikan dan dengan izin Allah ta'ala engkau akan mendapatkan pahala yang disebutkan oleh rosulullah صلى اللّٰه عليه وسلم dalam hadits yang shohih.
Wallahul musta'an.

Copas : Telegram me/dinulqoyyim


__________


ILMU DAN MENYEBARKANNYA BEGITU SANGAT BERHARGA


Berkata Syaikh Utsaimin Rahimahullahu :

" Ilmu sangat-sangatlah lebih utama dan lebih berharga daripada harta, sampai-sampai jika seseorang menyedekahkan harta kekayaan yang amat banyak melimpah ruah, tetap ilmu dan menyebarkan ilmu lebih utama."

Syarh Riyadus Sholihin (5/436)

Copas : PENCARI AL-HAQ


__________



KEUTAMAAN ILMU DAN KEUTAMAAN MENYEBARKANNYA

Berkata Fadhilatusy Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah:

Maka, ilmu (agama) lebih utama berkali-kali lipat daripada harta. Sampai pun seandainya seseorang berinfak dengan harta yang besar lagi banyak, ilmu dan menyebarkan ilmu (tetap) lebih utama.

Syarh Riyadhus Sholihin 5/436

Sumber: Twitter Khalid Baqais

Situbondo, Jum'at 23 Dzulqa'dah 1437 H/ 25 Agustus 2016

Copas : Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i (TwIS)


__________


SEBARKAN ILMU !!!!!

asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

" Sepantasnya bagi penuntut ilmu untuk memanfaatkan kesempatan yang ada, dan janganlah dia meninggalkan satu kesempatan pun berlalu melainkan dia menyebarkan ilmunya.
Karena ketika ilmu tersebar maka akan banyak pemanfaatan terhadap ilmu, dan ketika banyak pemanfaatan terhadap ilmu akan banyak ganjaran dan pahala.

Sudah sepantasnya bagimu menyebarkan ilmu."

Fathu Dzi al-Jalali wa al-Ikram 4/280

Copas :
Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net


____________


MENYEBARKAN ILMU TERMASUK JIHAD TERBESAR

Menteri Urusan Agama Kerajaan Arab Saudi, asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alusy Syaikh hafizhahullah berkata:

"Jihad terbesar yang engkau lakukan terhadap musuh-musuh Allah Azza wa Jalla dan syaithan adalah menyebarkan ilmu, maka sebarkanlah ilmu di setiap tempat sesuai kesanggupanmu."

Al-Washaya al-Jalilah, hlm. 46

Copas : https://twitter.com/durrsalafi/status/729390085104410624


__________


KEUTAMAAN MENYEBARKAN ILMU

1. Berkata Ibnul Mubarak rahimahullah:

"Aku tidak mengetahui setelah kenabian, sebuah kedudukan yang lebih utama daripada menyebarkan ilmu."

(Tahdzibul Kamal 16/20)


2. Berkata al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:

"Kedermawanan dalam ilmu dan mengajarkannya, itu adalah kedermawanan yang tertinggi. Dan dermawan dalam hal itu(ilmu) lebih utama daripada dermawan dalam harta. Karena ilmu lebih mulia daripada harta."

(Madarijus Salikin 2/281)


3. Berkata Ibnul Jauzi rahimahullah:

"Siapa yang suka agar tidak terputus amalnya setelah dia mati, hendaklah dia menyebarkan ilmu." (At-Tadzkirah 55)


4. Berkata asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan alusy Syaikh rahimahullah:

"Bersungguh-sungguhlah dalam menyebarkan tauhid dengan dalil-dalilnya kepada orang-orang khusus ataupun umum. Sebab mayoritas manusia sangat membutuhkan ilmu ini."

(Al-Mathlabul Hamid 273)


5. Berkata al-Imam Ibnu Baz rahimahullah:

"Wajib bagimu bersungguh-sungguh menyebarkan ilmu dengan penuh semangat dan kekuatan. Dan jangan sampai ahlul batil lebih bersemangat dalam(menyebarkan) kebatilan-kebatilan mereka. Hendaklah engkau bersungguh-sungguh untuk memberi manfaat pada kaum muslimin dalam perkara agama dan dunia mereka."

(Majmu' al-Fatawa 6/67)

Copas : Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i(TwIS)


___________


TurutAndil MenShare :

- Grup WhatsApp CopyPaste :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Bbm :
Pin C001751EE
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

Ayo Bantu MenShare !!!

Berkata Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)

Apa Itu Yang Dimaksud Wahhabiyyah ?


BANTAHAN TERHADAP MUKTAMAR SHUFI DI CHECHNYA YANG MENTAHDZIR "WAHABI"

(Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah)

Pertanyaan :

 Ada orang yang mengatakan dan memperingatkan dengan mengatakan, "Jangan mendengar dan jangan membaca perkataan dari kelompok Wahabiyah!"


Jawaban :

Apa itu yang dimaksud Wahhabiyah? Kami tidak mengenal Wahhabiyah, adapun dakwah Syaikh Muhammmad bin Abdul Wahhab padanya tidak terdapat perkara yang menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, sehingga tidak boleh dinamakan dengan kelompok Wahhabiyah.

Dakwah beliau adalah dakwah yang dibawa Rasul, beliau mendakwahkan tauhid dan melarang kesyirikan. Inilah yang didakwahkan oleh asy-Syaikh Muhammad rahimahullah. Beliau mendakwahkan tauhid dan melarang kesyirikan pula serta menyuruh untuk beribadah kepada Allah saja tanpa menyekutukannya.
Ini adalah jalannya Rasul bukan Wahabiyah.

Jika Rasul adalah Wahhabi maka inilah jalan Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam.

Sebuah dakwah tidak boleh dinamakan dengan pembawanya kecuali orang yang membawa itu menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, seperti Jahmiyah, Mu'tazilah dan Shufiyah.

Jadi perkara-perkara yang diada-adakan disandarkan kepada orang yang membawanya yang telah mengada-adakannya.

Adapun perkara-perkara yang berdasarkan Sunnah Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam maka disandarkan kepada Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam dengan mengatakan ini adalah Sunnah Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam.

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak membawa ajaran yang menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Jelaskan kepada kami mana buktinya kalau beliau menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, kami mengikuti Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam dan tidak mengikuti Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, kami mengikuti Sunnah, kami menyampaikan hal ini terang-terangan dan kami persaksikan bahwa kami mengikuti Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam.

Maka jika kalian menunjukkan bukti bahwa asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab telah menyelisihi Rasul, maka kami akan mengikuti Rasul. Tetapi Alhamdulillah dakwah beliau masih ada, kitab-kitab para murid beliau masih ada, tidak ada padanya -walillahilhamd- kecuali dakwah kepada As-Sunnah.

Maka tinggalkanlah ucapan semacam ini, gelar-gelar buruk, dan hal-hal yang padanya terdapat upaya membuat orang lari dari menerima kebenaran!

Tujuan kami adalah kebenaran dan mengikuti Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam, melarang kesyirikan, memerintahkan untuk beribadah kepada Allah saja tanpa sekutu bagi-Nya, menghidupkan as-Sunnah dan mematikan bid'ah. Inilah jalan kami dan inilah dakwah kami.

Jika kalian mendapati ada kesalahan pada kami,  jelaskan kepada kami jazakumullahu khairan, adapun hanya dengan melemparkan julukan-julukan buruk dan hanya berupaya membuat orang lari/benci, ini tidak boleh karena itu hanya mengikuti hawa nafsu.

Jangan dengarkan para penyeru kesesatan! Jika mereka mengatakan Wahhabi maka katakanlah, "Apa itu Wahabi? Jelaskan kepada saya, jika itu kebenaran maka kami akan mengikutinya, namun jika itu batil maka kami akan meninggalkannya. Tolong jelaskan kepada saya dan terangkan kepada saya!" Ini kitab-kitab beliau masih ada,  tunjukkan kepada kami, kami akan membacanya, jika kami melihat ada penyelisihan maka kami akan tinggalkan hal yang menyelisihi kebenaran tersebut. Namun jika kami menjumpai kebenaran padanya maka kami memang orang yang mencari kebenaran. Sama saja apakah kebenaran itu dibawa oleh Wahhabiyah atau selain mereka.

Ini yang wajib dilakukan bagi orang yang memang menginginkan kebenaran. Adapun orang yang mengekor hawa nafsu maka tidak ada alasan untuk berkelit.

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ أَفَلا تَذَكَّرُونَ.

"Maka pernahkah engkau melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai sesembahannya dan Allah membiarkannya sesat dalam keadaan dia mengetahuinya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan di atas penglihatannya, maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkan­nya sesat). Maka tidakkah kalian mengambil pelajaran?" (QS. Al-Jatsiyah: 23)

Orang yang memang mencari kebenaran dia tidak akan mendapatkan pada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab -Insya Allah- selain kebenaran. Saya tidak mengatakan kalau asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab itu makshum, beliau bisa saja salah. Jika beliau salah, kita tinggalkan kesalahannya. Beliau memang tidak ma'shum dan beliau juga tidak mengatakan, "Ikutilah semua pendapat saya!" Tapi beliau mengatakan,  "Ikutilah kebenaran!"

Jadi jika seorang ulama salah maka kita menghindari kesalahannya dan kita mengambil yang benar. Inilah yang dituntut.


Gambar 3. Video Apa itu Wahabiyah? Bantahan terhadap Muktamar Shufi di Chechnya oleh Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah.


Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
 Channel Telegram: http://bit.ly/tukpencarialhaq
 http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com

Senin, 05 September 2016

TIDAK DISYARATKAN MENASEHATI ORANG YANG MENYIMPANG SEBELUM MEMBANTAHNYA



Asy-Syaikh Usamah bin Su'ud al-'Amry hafizhahullah berkata:


" Tidak disyaratkan untuk menasehati orang yang menyimpang sebelum membantahnya,

 Sebagaimana hal itu dipaparkan oleh para ulama, diantara mereka adalah :

asy-Syaikh Hamud at-Tuwaijiry rahimahullah,

asy-Syaikh al-Albany rahimahullah,

asy-Syaikh Rabi' hafizhahullah, dan selain mereka.

Hal itu diceritakan kepada saya oleh guru dan ustadz kami asy-Syaikh Muhammad bin Hady hafizhahullah dari asy-Syaikh Hamud at-Tuwaijiry rahimahullah bahwa :

" Tidak disyaratkan untuk menasehati orang yang menyimpang sebelum membantahnya."



Sumber || https://twitter.com/OsamaAlamri99/status/772458745834143744
WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

SYIAH DAN PKI ANCAMAN BAGI AGAMA, BANGSA, DAN NEGARA




Syiah dan komunis (termasuk PKI), sama-sama haus darah. Sejarah Syiah berlumur darah, demikian pula komunis, termasuk PKI di Indonesia.

Syiah menjadikan kekuasaan sebagai target dari segala perjuangannya, walaupun dengan melakukan kudeta berdarah. Demikian pula komunis,

Dan PKI telah melakukannya terhadap NKRI; pada tahun1948 dalam pemberontakan Madiun dan tahun1965 dalam peristiwa G30S/PKI dengan menculik, menyiksa, dan membunuh enam orang jenderal TNI AD yang anti PKI.

Syiah, loyalitasnya hanya kepada para imam dan tokoh-tokoh mereka walaupun harus berkhianat kepada pemerintahnya.

Demikian pula PKI loyalitasnya kepada para pimpinan partai walaupun harus berkhianat kepada pemerintahnya.

Syiah sangat benci kepada muwahhidin (orang-orang yang bertauhid) lagi berpegang teguh dengan al-Quranul Karim, Sunnah Nabi, dan bimbingan para sahabat yang mulia.

Demikian pula PKI sangat benci kepada muwahhidin (orang-orang yang bertauhid) lagi berpegang teguh dengan al-Quranul Karim, Sunnah Nabi, dan bimbingan para sahabat yang mulia. Bila ada kesempatan, merekalah target utama pembantaian.

Syiah menyusun kekuatannya dengan cara taqiyyah (berpura-pura baik).

Demikian pula PKI dengan melakukan penyusupan ke dalam tubuh militer, partai, dan lain-lain.

Syiah menjadikan NKRI sebagai sasaran operasinya.

Demikian pula PKI, dan sudah terjadi beberapa kali.

Waspadalah dari bahaya laten Syiah dan komunis yang setiap saat mengancam agama, bangsa, dan negara kita..!!

️Bentengi diri dan keluarga kita dari syubhat dan tipudaya mereka!

️Belajar dan teruslah belajar ilmu agama yang diwariskan oleh Rasulullah dan para sahabatnya, karena ia senjata ampuh yang amat berguna untuk menghadang mereka.


https://telegram.me/AlushulAtstsalatsah
Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

ANCAMAN RADIKALISME TERHADAP NKRI



Ancaman terorisme radikalisme terus mengintai. Di Indonesia, terorisme radikalisme bisa muncul dilatari pemahaman:

1. Khawarij

Para teroris yang menganut pemahaman ini di antaranya ISIS, al Qaidah, Jamaah Islamiyah, dan yang sejenis.


2. Syiah Rafidhah

Keterlibatan kaum Syiah Rafidhah bisa ditelusuri dari dukungan Iran terhadap kaum pemberontak Hutsi di Yaman.

 Iran melakukan pelatihan terhadap para teroris di Bahrain bekerja sama dengan organisasi teroris Hizbullah, Lebanon.


3. Komunisme

Doktrin komunisme mengarahkan penganutnya untuk bersikap militan. Berani memberontak terhadap penguasa dan menghalalkan segala cara. Di antaranya, menggunakan aksi teror radikal dalam memperjuangkan merebut kekuasaan.


4. Separatisme

Di Indonesia separatisme seringkali melakukan aksi teror dan radikal kepada penduduk yang setia dengan NKRI. Separatisme dahulu muncul di Aceh dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Gerakan separatisme lainnya, seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua dan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku.


5. Liberalisme

Kaum liberal berkontribusi terhadap aksi terorisme radikalisme dengan membuka katup-katup kebebasan dan demokrasi. Ketika semua orang memiliki kebebasan dalam alam demokrasi, maka semua orang bebas menganut dan menyebarkan pemahaman yang diyakininya. Termasuk pemahaman terorisme radikalisme (seperti Khawarij dan Syiah Rafidhah) sekalipun. Liberalisme dan demokratisme merupakan media penyubur perkembangbiakan embrio radikalisme terorisme dari berbagai paham.


Di sisi lain, apabila dihembuskan ke tengah kaum muslimin, liberalisme akan merusak cara pandang terhadap Islam. Ketika cara pandang terhadap Islam ditaburi pola pikir liberal, maka bisa melemahkan kekuatan kaum muslimin. Kaum muslimin bisa terpecah-belah dan tidak menampakkan sikap yang satu.


Mencermati fenomena di atas, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Hanya dengan kembali kepada Islam dengan pemahaman yang benar, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — dan dijalankan oleh para sahabat — radhiyallahu 'anhum — , niscaya bangsa ini akan tetap terjaga dengan izin Allah Ta'ala.


Kata al-Imam Malik rahimahullah,

لا يصلح آخر هذه الأمة إلا بما صلح به أولها

 “Tidak akan menjadi baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah menjadikan baik (umat) di awalnya dahulu.”


Allahu a’lam.
..............................

dari Majalah "asy-Syari'ah" edisi khusus : AWAS! KOMUNISME BANGKIT KEMBALI | PKI Organisasi Teroris | al-Ustadz Abufaruq Ayip Syafruddin | hlm 34

Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net


Minggu, 04 September 2016

Info Kajian Senin 5 September 2016



BISMILLAAHI WALHAMDULILLAAH

Hadirilah Dengan Mengharap Pahala Allahu ta 'ala Semata - Kajian Islam Ilmiyyah Ahlussunnah Wal Jama'ah Di Semarang - Insya Allah

MATERI :
~ BERDAKWAH ITU MENYENANGKAN  ~

PEMATERI :
al Ustadz Mukhtar Hafizhahullah

HARI :
Hari Ini , Senin 3 Dzulhijjah 1437 H - 5 September 2016 M

WAKTU :
Jam 19:30 Wib Insya Allah

TEMPAT :
Masjid Al ITISHOM
Jl. Tambak Boyo Lor 6 Tlogosari Kulon SEMARANG ( Sebelum Kampus USM )

Live Insya Allah Di :

www.SalafySemarang.com

KAJIAN GRATIS UNTUK UMUM
IKHWAN DAN AKHWAT !

INFORMASI :

Hasan - 085225003939

TurutAndil MenShare :

- Grup WhatsApp :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Bbm :
Pin C001751EE
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

Jumat, 02 September 2016

Ada Apa Dengan Komunisme ?


Rekaman – AUDIO KAJIAN

 Kajian Islam Ilmiyyah Pekalongan

 Kamis, 29 Dzulqa’dah 1437H /01 September 2016M
 Masjid Umar Ibnul Khotthob, Jl. Truntum No 1, Krapyak – Pekalongan

Pemateri : Al Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy حفظه الله تعالى

Tema Kajian: “ADA APA DENGAN KOMUNISME?“


Tema Kajian: “DALAM PENGASINGAN“


 Sumber: @Radio Masjid Umar Pekalongan
 www.audiokajian.com

Pentingnya Ikhlas & Taqwa Kepada Allah



Ibnul Jawzi berkata, "Demi Allah aku mendapati orang yang lama menuntut ilmu hingga tua namun kemudian dia langgar batasan Allah (melakukan maksiat), maka dia pun hina di mata orang lain, bahkan mereka tidak mahu melihat padanya (tidak mereka anggap sama sekali). Walaupun ilmunya banyak dan perjuangannya besar!!

Dan aku pun telah mendapati orang yang selalu yakin diawasi Allah (bertaqwa) walaupun dia masih muda dan ilmunya masih sedikit dibanding orang tadi, Allah agungkan kedudukannya dihati hambaNya, maka mereka pun senang padanya dan mereka sanjung bahkan melebihi kebaikan yang ada padanya.

Demi Allah aku mendapati orang yang banyak solat, banyak puasa dan banyak diam, berusaha menampakkan khusyu' pada dirinya, dan pakaiannya sementara hati orang lari darinya dan martabatnya dimata mereka jauh dari yang tampak darinya.

Aku melihat orang yang pakaiannya mewah, bahkan tidak terlalu banyak amalan sunnah yang dia lakukan dan tidak terlalu tampak kekhusyu'an pada dirinya akan tetapi hati orang sepakat untuk mencintainya.

Aku pelajari sebab dari semua itu maka aku dapati sebabnya adalah batin (ikhlas dan taqwa).

Maka orang yang selalu membenahi batinnya akan tersebar aroma wanginya dan akan lekat didalam hati setiap orang sehingga semua akan mengeluarkan wanginya (ertinya semua orang akan memuji dan mencintainya).

Maka takutlah pada Allah, ingatlah selalu padaNya untuk selalu engkau benahi batinmu kerana sungguh kesolehan secara zahir (lahiriyah) tidak akan ada guna jika batinmu rosak." (Shoydul Khotir Ibnul Jawzi 335-336)

Al-Ustadz Usamah Mahri berkata, "Dan kitab-kitab aqidah serta tauhid merupakan bahan terbaik untuk membenahi batin kita. Walhamdulillah itu banyak dari karya ulama dan masyayikh kita. 

Oleh sebab itu para ulama seperti Syaikh Ibn Baz, majlis beliau tidak pernah lepas dari kitab tauhid رحمه الله.

Maka pentingkan oleh kita untuk selalu hadir di majlis yang mengajarkan tauhid.
والله يعين

صيد الخاطر في إصلاح السرائر

قال إبن الجوزي

《 ولقد رأيت والله من أنفق عمره في العلم إلى أن كبرت سِنه، ثم تعدى الحدود (أي: تجاوز حدود الله)، فهان عند الخلق، وكانوا لايلتفتون إليه مع غزارة علمه، وقوة مجاهدته!!.

 ولقد رأيت من كان يراقب الله جل وعلا في صبوته ـمع قصوره بالإضافة إلى ذلك العالمـ، فعظم الله جل وعلا قدره في القلوب حتى علقته النفوس ووصفته بما يزيد على مافيه من الخير》.

《 والله لقد رأيت من يكثر الصلاة والصوم والصمت، ويتخشع في نفسه ولباسه والقلوب تنبو عنه، وقدره في الناس ليس بذاك!!.

 ورأيت من يلبس فاخر الثياب وليس له كبير نفل ولا تخشع، والقلوب تتهافت على محبته.

فتدبرت السبب فوجدته الســــــريــــــــرة.

 فمن أصلح سريرته، فاح عبير فضله، وعبقت القلوب بنشر طيبه.

 فالله الله في السرائر، فإنه ما ينفع مع فسادها صلاح ظاهر》

 صيد الخاطر ﻻبن الجوزي
ص 336 و 355

 (Faedah ilmiah dari al-Ustadz Usamah Mahri di WhatsApp طريق السلف)

WhatsApp طريق السلف  www.thoriqussalaf.com
telegram: http://bit.ly/thoriqussalaf

" Bisa Jadi Orang Yang Tidak Menulis Lebih Bertakwa Kepada Allah Lebih Memahami Yang Engkau Tulis "




 Jika Allah membukakan untukmu pintu menulis tulisan ilmiah

Atau menerjemahkan tulisan atau perkataan para ulama,

Lalu mempostingnya atau mensharenya,

Atau engkau menjadi admin sebuah web atau grup WA atau channel telegram,

Janganlah engkau melihat orang-orang yang tidak bisa melakukan seperti yang engkau lakukan dengan pandangan merendahkan.

Bisa jadi orang yang tidak menulis lebih bertakwa kepada Allah, lebih memahami yang engkau tulis,

Lebih bisa mengambil faedah darinya,

Lebih menghafalnya sementara engkau telah melupakannya,

Atau dia memang lebih berilmu darimu,

Karena semata-mata bisa menulis atau menerjemahkan tidak menunjukkan ilmu atau ketakwaan seseorang.

TELEGRAM @tukpencarialhaq


TurutAndil MenShare :

- Grup WhatsApp :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Bbm :
Pin C001751EE
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com


Kamis, 01 September 2016

GEMERLAPNYA DUNIA MEMPERDAYA MANUSIA



Berkata Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah :


"Betapa banyak kita saksikan manusia sangat berambisi untuk mendapatkan dunia dan sangat khawatir terlewatkan olehnya.

Dan kita saksikan pula mereka duduk-duduk dan mengakhirkan atau menunda-nunda untuk melaksanakan shalat lima waktu di masjid-masjid yang merupakan tiangnya agama.

Banyak pula kita saksikan mereka tahan duduk di jalan-jalan serta toko-toko berjam-jam. Terkadang mereka menderita kepanasan juga kedinginan hanya untuk mendapatkan dunia.

Disisi lain kita saksikan mereka tak sabar untuk duduk beberapa menit atau beberapa saat untuk menunaikan shalat atau membaca Al-Qur'an.

Kita memohon kepada Allah agar mengaruniakan kepada kita taubat serta membangunkan hati-hati kita dari kelalaian, sesungguhnya Allah Maha Mendengar serta mengabulkan do'a.


Al-Khuthabul Mimbariyyah (1/313)


WA PENCARI AL-HAQ