Minggu, 11 September 2016

Allahu Akbar ! Inilah Yang Dilakukan Negeri WAHABI¹ Terhadap Orang Orang Islam




Ternyata Negeri Wahabi Menyambut Kaum Muslimin Dari Segala Penjuru Dunia

KAUM MUSLIMIN DARI SEGALA PENJURU DUNIA TIDAK DI USIR ..

KAUM MUSLIMIN DARI SEGALA PENJURU DUNIA TIDAK DI BOIKOT..

KAUM MUSLIMIN DARI SEGALA PENJURU DUNIA TIDAK DI TEROR ..

KAUM MUSLIMIN DARI SEGALA PENJURU DUNIA TIDAK DI KAFIR KAFIRKAN ..

KAUM MUSLIMIN DARI SEGALA PENJURU DUNIA TIDAK DIBUNUHI ...


" Kementerian Kesehatan Arab Saudi siaga 24 jam untuk melayani medis selama musim haji. "

Sumber : http://m.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/16/09/01/octkg1313-saudi-siapkan-layanan-medis-24-jam-untuk-jamaah-haji


" Untuk melayani jamaah haji selama 75 hari musim haji tahun ini, lebih dari 7.000 staf yang terdiri atas 27 lembaga swasta dan pemerintah siap memberikan layanan terbaik untuk jamaah "

http://m.republika.co.id/berita/koran/jurnal-haji-koran/16/08/12/obsjs31-saudi-menyambut-15-juta-jamaah-haji


" Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengerahkan 177 armada ambulans selama musim haji 2016. Setidaknya lima kota jadi tujuan utama pengerahan seperti Makkah, Madinah, Arafah, Muzdalifah, dan Mina."

http://m.republika.co.id/berita/jurnal-haji/berita-jurnal-haji/16/09/08/od6crj313-saudi-kerahkan-177-ambulans-layani-jamaah-haji



SEKELUMIT GAMBARAN SUMBANGSIH ARAB SAUDI UNTUK DUNIA

Oleh: Ustadz Qomar Z.A, Lc


Selain teroris yang juga sangat membenci Arab Saudi adalah orang-orang sekuler dan liberal. Mereka sering menuduh dengan dusta atau dengan penilaian yang tidak adil. Mereka sangat ceroboh dalam menuduh, hanya karena di dalam kitab-kitab syaikh tersebutkan hukum-hukum tentang pengafiran lantas demikian saja menuduh syaikh sebagai orang yang mudah mengafirkan. Padahal tuduhan pengafiran bukanlah perkara yang mudah. Bahkan hukum Islam punya aturan yang rinci dalam menjatuhkan vonis ini.
Terhadap seorang kafir pun, Islam memiliki perincian hukumnya. Tidak lantas dengan sekedar menyandang kekafiran seseorang dengan mudah ditumpahkan darahnya. Tidak demikian. Seandainya seluruh orang kafir harus dibunuh maka tentu tidak akan ada aturan yang berkaitan dengan kafir dzimmi. Padahal pada kenyataannya ada orang-orang kafir yang tidak melakukan penyerangan terhadap kaum muslimin tetap diizinkan hidup dan tinggal di negeri muslim dengan syarat-syarat tertentu. Inilah yang disebut dengan kafir dzimmi. Keamanan mereka dijaga oleh negara.
Demikianlah, Kerajaan Arab Saudi adalah sebuah negeri Islam. Undang-undang Dasarnya adalah Al Quran dan As Sunnah. Mereka membenci terorisme sebagaimana Islam membenci terorisme. Mereka menegakkan tauhid sebagaimana Islam adalah agama tauhid. Sumbangsih Kerajaan Arab Saudi terhadap penegakkan akidah Islam sedemikian besarnya. Kebencian mereka kepada terorisme muncul dari landasan yang paling asasi, karena terorisme adalah penyimpangan terhadap akidah Islam yang memiliki wajah humanis.
Berlembar-lembar halaman mungkin jika dituliskan seluruh sumbangsih Kerajaan Arab Saudi untuk Islam, kaum muslimin, bahkan untuk kemanusiaan secara umum di seluruh penjuru dunia. Bagi orang-orang yang jujur dan adil dalam menilai tentu bukan hal yang sulit untuk menemukan bukti-bukti itu. Semoga kaum muslimin mendapatkan hidayah sehingga dapat jernih dalam mendudukkan perkara dan jujur dalam bersikap. Sesungguhnya dikhawatirkan ketika mereka membenci negeri tauhid, sadar atau tidak sadar mereka akan terjerumus dalam membenci Islam itu sendiri. Wallahu musta’an.
Dalam hal dakwah, keberadaan Jamiah Al Islamiyyah (Universitas Islam Madinah) merupakan bukti nyata yang tak bisa dimungkiri atas sumbangsih Kerajaan Arab Saudi untuk Islam dan kaum muslimin di seluruh dunia. Sejak berdirinya hingga sekarang sudah ribuan mahasiswa muslim dari seluruh penjuru dunia  yang mendapatkan beasiswa. Bukan hanya bebas biaya pendidikannya bahkan setiap bulannya mereka mendapat dana untuk membeli kitab dan kebutuhan sehari-hari lainnya yang jika dirupiahkan bukan terbilang sedikit.  Belum lagi, pada saat liburan pun mereka diberi kesempatan untuk pulang ke daerah masing-masing yang dijamin biaya transportasinya pulang pergi. Bayangkan jika diuangkan berapa milyar dolar yang telah dikeluarkan Kerajaan Arab Saudi demi tegaknya Universitas diniyyah yang bergengsi ini. Sungguh tidak bisa dimengerti jika ada yang sarjana-sarjana diniyyah lulusannya kemudian justru membenci pemerintah Arab Saudi. Fenomena manusia yang tiada syukur akan berbagai nikmat yang telah mereka dapatkan.
Dalam penyelenggaraan haji, jika hanya memperhatikan ini saja, mestinya kaum muslimin di seluruh dunia sudah harus berterima kasih dan merasa berhutang budi kepada Kerajaan Arab Saudi. Berapa juta jamaah haji setiap tahunnya dari seluruh pejuru dunia yang telah mereka layani. Kenyamanan dan keamanan yang luar biasa  selama ibadah haji dirasakan jamaah haji. Upaya yang luar biasa demi kelancaran dan kenyamanan ibadah haji mereka lakukan tanpa pamrih tanpa berharap bayaran dari negara-negara asal jamaah. Mereka menyediakan fasilitas – fasilitas tanpa memungut biaya. Adapun keuntungan dari hasil sewa hotel / penginapan atau produk-produk makanan serta souvenir kembali kepada person-person para pengusaha tidak masuk kas negara karena pemerintah Saudi tidak mengenal perpajakan.
Berapa besarnya biaya dan pekerja yang telah mereka kerahkan untuk kaum muslimin selama penyelenggaran haji? Hampir tak terhitung.  Bahkan menjadi syiar mereka merasa bangga melayani ibadah ibadah haji kaum muslimin seluruh dunia.
Pada setiap kesempatan ibadah haji, pemerintah Saudi selalu membagikan buku bimbingan haji secara gratis. Berapa biaya yang telah mereka belanjakan untuk mencetak jutaan eksemplar buku ini? Hanya saja sangat disayangkan buku ini banyak yang dibuang karena hasutan dan isu tentang wahabi. Sangat disayangkan ketika ada pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab selalu memberi peringatan kepada jamaah haji Indonesia agar tidak menerima buku-buku yang dibagikan gratis ini. Yang mereka lakukan ini bisa jadi terhitung sebagai upaya untuk menjauhkan orang untuk mendapat bimbingan ilmu yang berdasarkan Al Quran dan hadis.  Sungguh ironi sebuah upaya yang dapat menjauhkan manusia dari dakwah Islam.
Sumbangsih yang lain dapat kita lihat bagaimana perhatian Kerajaan Arab Saudi terhadap negeri-negeri Islam. Banyak orang yang menyangka Arab Saudi tidak memiliki peran terhadap Palestina. Entah mengapa kantor-kantor berita tidak memberitakan kebaikan-kebaikan Arab Saudi kepada Palestina. Padahal Kerajaan Arab Saudi sejak pemerintahan Raja Abdul Aziz bin Abdurrahman sangat memiliki perhatian terhadap Palestina dan telah melakukan banyak hal. Persaksian atas ini muncul dari salah seorang warga Palestina sendiri.
Sebuah tulisan yang ditulis di Jamiah Islamiyah di Gazza oleh Mustofa Syaain, Asisten Profesor di bidang tarikh, dan Abdul Hamid Jamal Al Harrani  Ketua Bagian Tarikh, tentang upaya Saudi terhadap konflik Palestina telah menjadi saksi atas itu semua.  Dalam buku itu, penulis menyebutkan sebagai berikut, “Kerajaan Arab Saudi dari Raja, pemerintahan, dan rakyatnya telah melakukan pengorbanan yang tidak kecil dalam  upayanya yang sangat besar demi membela rakyat Palestina. Dan bantuan itu berdasarkan keimanan yang diyakini sebagai pelaksaan syariat. Kerajaan Arab Sadi telah menyumbangkan materi maupun personel perang bersama tentara mesir melawan kafir Yahudi. “
Raja Faishal bin Abdul Aziz  pun pernah berpidato bicara di depan para pimpinan negara Islam menunjukkan betapa empati yang beliau miliki untuk Palestina, “Telah dilakukan berbagai usaha untuk segera menyelesaikan masalah Palestina termasuk menghubungi negara-negara besar. Akan tetapi sampai hari ini upaya ini tidak menampakkan hasil. Oleh karena itu, mulai saat ini maka kami serukan jihad bagi seluruh kaum muslimin di dunia untuk melawan Yahudi. Maka tidak ada jalan lain untuk membela rakyat Palestina kecuali dengan jihad fi sabilillah. Dan jika Allah belum mengabulkan seruan jihad ini, maka semoga Allah mewafatkanku dalam waktu dekat.”  Maka dengan hikmah-Nya kemudian Allah belum mewujudkan seruan jihad tersebut. Dan Allah  mewafatkan beliau tidak lama setelah itu. Beliau ditembak mati . Semoga Allah merahmati beliau.
Di Afghanistan, ketika kaum muslimin di sana berperang melawan pasukan  kafir Uni Soviet, maka pemerintah, ulama, dan rakyat Arab Saudi pun sangat bersemangat untuk ikut berperang. Ketika itu banyak dari rakyat dan dosen-dosen Jamiah Islamiyah yang mengikuti jihad tersebut termasuk Syaikh Rabi’ Hafizhahullah. Akan tetapi, sayang sekali beberapa rakyat Arab Saudi telah dirusak oleh tokoh-tokoh hizbiyyun (sempalan islam) di sana. Sehingga sepulang dari Afgahnistan mereka membenci  Arab Saudi hingga melakukan peledakan dan mengafirkan ulama dan pemerintahnya.
Demikian pula terhadap kaum muslimin di Bosnia. Sejumlah besar bantuan mereka kerahkan untuk membantu saudara seiman yang sedang dizhalimi oleh musuh-musuhnya.  Inilah sekelumit data, sekadar untuk mengingatkan betapa besar bantuan Arab Saudi kepada Islam dan kaum muslimin.
Belum lama ini ada seorang penulis, menulis persaksian tentang data kebaikan Arab Saudi yang  ia peroleh saat mendampingi kunjungan resmi Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin atas undangan Menteri Urusan Islam Arab Saudi al-Syeikh Shaleh bin Abdul Aziz Ali al-Syeikh ke Arab Saudi pada 15-20 Maret 2015, terutama saat mengunjungi Sultan bin Abdul Aziz Humanitarian City (SBAHC) di Riyadh.
Ia mengatakan, “SBAHC tidak saja memberikan pelayanan kesehatan kepada penduduk berkebutuhan khusus, tetapi juga memberikan perumahan gratis kepada penduduk tak mampu, mengembangkan pendidikan dan berbagai program pemberdayaan lain yang tidak saja di Saudi, tetapi juga di luar negeri, termasuk Indonesia.” Salah satu contoh dari kerja filantropis Sultan adalah pembiayaan perlombaan menghafal Al Quran dan Hadis Nabi di Indonesia sejak 2006 hingga kini yang menelan biaya miliaran rupiah.
Tahun ini perlombaan ke-7 pada 22- 26 Maret 2015 yang juga dihadiri Pangeran Khalid bin Sulthan dan Menteri Urusan Islam al-Syeikh Shaleh bin Abdul Aziz Ali al-Syeikh yang secara riil dapat mendorong muda-mudi Muslim Indonesia berlomba menghafal Al Quran dan Hadis Nabi. Tentu banyak lagi data yang menyinggung kontribusi Saudi terhadap kemanusiaan internasional.
Dalam sebuah riset Saudi Arabia as a Humanitarian Donor: High Potential, Little Institutionalization yang ditulis Khalid al-Yahya dan Nathalie Fustier, negara kerajaan ini merupakan negara donor bantuan kemanusiaan terbesar di dunia dan anggota OECD Development Assistance Committee.
Demikian juga dengan gempa di Haiti 2010, Saudi menyumbang 50 juta dolar bagi dana penanggulangan darurat. Pada 2008, Saudi menyediakan dana segar senilai 500 juta dolar untuk Program Pangan Dunia dan dicatat sebagai kontribusi terbesar sejarah organisasi ini.
Menurut situs Humanitarian News and Analysis (IRIN), Saudi menyumbang 70 persen dari donasi yang diperlukan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menangani pengungsi konflik Irak sebesar 500 juta dolar dan menjadikan Saudi sebagai donator terbesar keempat setelah AS, Uni Eropa, dan Inggris (www.irin- news.org, 17/09/2014).
Bahkan, studi oleh Bank Dunia, Saudi merupakan salah satu negara paling dermawan di dunia kepada negara-negara berkembang, khususnya pada program Official Development Assistance (ODA) sepanjang 1973-2010 dengan mendanai 472 proyek di 77 negara (43 Afrika, 27 Asia, dan 7 negara lain).
Pada 2013, Saudi mendonasikan 109 juta dolar untuk program kedaruratan kemanusiaan PBB dan banyak lagi bantuan kemanusiaan di bawah payung Badan Kesehatan Dunia (WHO) yang dikeluarkan Saudi, seperti 50 juta dolar untuk kemanusiaan di Irak (2014) dan menjanjikan bantuan 500 juta dolar bagi kemanusiaan Irak melalui PBB.
Hal serupa juga pada 2014, Saudi mendonasikan SR 1,8 miliar untuk proyek-proyek PBB di Irak, SR 750 juta kepada pengungsi Suriah, dan SR 1,8 miliar bagi proyek rekonstruksi Gaza (Arabnews). Kedermawanan Saudi jauh mengungguli Barat, apalagi bila disertakan sumbangsih partikelir dan volunteer rakyatnya yang tidak bisa didata.
Ada dua faktor utama ekspose aspek humanisme Saudi ini terjadi. Pertama, kecenderungan sebagian media yang terjebak dalam kampanye terorisme Barat, seolah radikalisme, fundamentalisme, dan terorisme itu dari Wahabisme dengan tujuan politis, ekonomis, bahkan ideologis. Anggapan ini tentu keliru, bahkan Saudi menjadi salah satu negara Timur Tengah yang paling keras perlawanannya terhadap radikalisme, fundamentalisme, dan terorisme.
Kedua, ikhlas tanpa publikasi. Keinginan sengaja pihak Saudi untuk tidak memublikasikan bantuan karena ajaran agama yang tak menganjurkan publikasi kebajikan yang telah diberikan.
Salah satu contoh keengganan Saudi memublikasikan bantuan adalah penuturan seorang sumber di Kedutaan Besar Saudi Arabia Jakarta kepada penulis baru-baru ini. Saudi memberikan bantuan pengobatan terhadap almarhum KH Sahal Mahfudz, tokoh Nahdlatul Ulama (NU)–yang sebagian tokohnya kerap menghujat Wahabisme sebagai ideologi berbahaya dan transnasional.
Ketika almarhum sakit, Saudi menawarkan tiga hal kepada beliau, yaitu berobat ke Saudi, berobat ke rumah sakit mana saja di dunia, atau berobat di rumah sakit Indonesia yang semua pembiayaannya ditanggung pihak kerajaan. Dengan berbagai pertimbangan, almarhum memilih opsi ketiga di mana seluruh pengobatan selama sakit ditanggung Kerajaan Saudi. Cerita ini belum pernah diungkap kecuali setelah beliau wafat dan itu pun kepada kalangan terbatas. Bisa jadi almarhum bukan satu-satunya orang di Indonesia yang mendapatkan kebajikan `tanpa pamrih’ Saudi.
Namun, data dan fakta kedermawanan dan humanisme Saudi belum dapat memalingkan persepsi umum dunia dan Indonesia secara khusus dari stigmatisasi terhadap negeri bak `sinterklas’ ini. Saudi masih didesain dan diidentifikasi sarang gerakan transnasional (Wahabisme) yang seakan mengancam NKRI.
Padahal, sejarah Indonesia yang memiliki jalinan erat dengan negeri ini jauh sebelum berdirinya Republik Indonesia hingga sekarang belum menyaksikan pengaruh negatif relasi ini, bahkan justru sangat positif. Hal itu tidak sebanding jika dikomparasi dengan pengaruh ideologi Iran, misalnya, yang menyebar secara clandestine. Cukup pengalaman pahit konflik horizontal Irak, Suriah, dan sekarang Yaman menjadi contoh konkret potensi ancaman ideologi yang dapat mengoyak kedamaian ibu pertiwi.
Saatnya Saudi menjadikan aspek humanisme dan filantropisnya sebagai strategi soft power demi keberlangsungan pembangunan, keadilan, dan kedamaian. Realita humanisme Saudi berlanjut walau tanpa peliputan masif media, mengungguli humanisme Barat yang cenderung lebai dan penuh agenda. Fakta dan data berbicara lebih kuat dan humanisme Saudi bukan basa-basi. “ (Dikutip dari Republika.co.id, Saturday, 28 March 2015, 15:13 WIB).
Sumber: Majalah Qudwah Edisi 30 Vol. 3 1436H/2015M


Keterangan:

1. JULUKAN WAHABI ADALAH BUATAN ORANG ORANG YANG BENCI DENGAN DAKWAH TAUHID DAN SUNNAH, MEREKA TIDAK BISA BERSIKAP/BERDALIL DENGAN ILMIYYAH, YANG BISA MEREKA LAKUKAN HANYALAH DENGAN MEMBERI JULUKAN JELEK KEPADA ORANG ORANG YANG BERTAUHID KEPADA ALLAH, DENGAN TUJUAN AGAR MANUSIA LARI DARI DAKWAH TAUHID DAN SUNNAH


Lindungi anak dan keluarga kita dari bahaya laten terorisme , isis , syiah dan komunisme dan berbagai kelompok sesat lainnya..

Bentengi dan bekali kita, anak anak kita dan keluarga kita dengan ilmu syar'i

Belajar islam dengan mengikuti tiga generasi awal umat islam , orang orang di wasiatkan oleh nabi shallallahu 'alaihi wa sallam


Di Sponsori Oleh :

- Grup WhatsApp CopyPaste :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Bbm :
Pin C001751EE
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

JANGAN JADIKAN TOKOH-TOKOH YANG MENYESATKAN SEBAGAI TEMAN DEKAT / PENOLONG KITA



Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman :

وَمَا كُنْتُ مُتَّخِذَ الْمُضِلِّينَ عَضُدًا

" Dan Aku tidak menjadikan para pihak penyesat sebagai penolong " (Q.S al-Kahfi ayat 51)

Syaikh Ibn Utsaimin rahimahullah menyatakan :

(Pada ayat ini) terdapat isyarat bahwa ..

Tidak boleh bagimu wahai manusia menjadikan orang-orang yang menyesatkan sebagai penolongmu. Karena mereka tidak akan memberikan manfaat kepadamu, justru akan menimbulkan mudharat bagimu.

Karena itu ..

Janganlah bersandar kepada orang-orang yang bodoh,

 Jangan pula kepada Ahlul Bid'ah yang menyimpang. Karena mereka tidak mungkin memberikan manfaat kepadamu, bahkan ia akan memudharatkanmu.

Jika Allah Azza Wa Jalla tidak menjadikan pihak penyesat sebagai penolong, maka kita juga demikian.

Tidak boleh bagi kita menjadikan orang-orang yang menyesatkan sebagai penolong. Karena tidak ada kebaikan pada mereka.

Dalam ayat ini juga larangan dari ...

Memiliki sahabat dekat yang buruk dan dari berteman dengan orang-orang yang jahat.

Hendaknya seseorang menjauh dari teman duduk yang jahat.


Tafsir Surat al-Kahfi libni Utsaimin halaman 94

(Abu Utsman Kharisman) - WA al-I'tishom

Majmu'ah Ashhaabus Sunnah
Channel telegram: https://tlgrm.me/ashhabussunnah


__________



DIANTARA AKIBAT TEMAN BURUK

Al-Imam Abu Sulaiman bin Muhammad al-Khaththaby rahimahullah berkata:

‏قال بعضهم: معاشرة الأشرار تورث سوء الظن بالأبرار.

" Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa bergaul dengan orang-orang yang buruk akan menyebabkan berburuk sangka kepada orang-orang yang baik. "

Al-Uzlah, hlm. 416

Sumber || https://twitter.com/channel_moh/status/766796119003324416

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy



___________



PENGARUH TEMAN BERGAUL DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SESEORANG

Imam Qotadah -rohimahulloh- berkata :


️"Sesungguhnya kami, demi Alloh, tidaklah kami melihat seseorang yang berteman dengan orang lain kecuali dia (akan menjadi) serupa dan semodel dengan (teman)nya.

️Oleh sebab itu bertemanlah dengan orang-orang sholih dari kalangan hamba-hamba Alloh, mudah-mudahan kamu sekalian bersama mereka atau (menjadi seperti) mereka."

(Al-Ibaanah 2/477)

https://matwiat.wordpress.com/

Sumber : @SERIAKHLAQULKARIMAH @KEUTAMAANILMU


____________




BIMBINGAN SALAF DALAM MEMILIH TEMAN

Abu Hatim -rahimahullah- berkata:

“ Yang wajib atas seorang yang berakal agar berlindung kepada Allah dari berteman dengan orang yang jika dirinya mengingat Allah dia tidak mau membantunya,

Jika dirinya lupa dia tidak mau mengingatkannya, jika dirinya lalai dia justru mendorongnya agar meninggalkan dzikir.

Siapa yang berteman dengan orang-orang yang buruk maka hakekatnya dialah yang paling buruk diantara mereka. Sebagaimana orang yang baik tidak mencintai kecuali orang-orang yang baik, demikian pula orang yang buruk tidak akan berteman kecuali dengan orang-orang yang jahat.

Jadi seseorang jika membutuhkan teman maka hendaklah dia berteman dengan orang-orang yang menjaga kehormatannya.”

(Raudhatul Uqalaa’, hal. 102, dinukil dalam Rufaqaa’ut Thariiq, hal. 25-26)

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy


Sabtu, 10 September 2016

BENARKAH KELOMPOK SHUFIYYAH TERMASUK AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH


Asy-Syaikh al-‘Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah mengatakan,

“Sesungguhnya golongan Ahlus Sunnah wal Jama’ah hanya satu kelompok saja, tidak banyak kelompok.

Ahlus Sunnah wal Jama’ah, disebut : Ahlus Sunnah wal Jama’ah, disebut pula AHLUL HADITS, disebut pula : SALAFIYYUN atau pengikut madzhab salaf.

SHUFIYYAH TIDAK TERMASUK DI DALAMNYA, baik dulu maupun sekarang.

Para imam Islam telah menjelaskan hadits tentang “ath-Thaifah al-Manshurah” dan hadits “al-Firqah an-Najiyyah” bahwa yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah : Ahlul Hadits dan para ‘ulama hadits, BUKAN KELOMPOK SHUFIYYAH ataupun kelompok lainnya. Terlebih lagi setelah terpecah-pecahnya Shufiyyah menjadi banyak sekte yang semuanya tegak di atas aqidah-aqidah sesat, metode-metode penuh khurafat, bertolak belakang dengan al-Qur’an dan as-Sunnah serta jalan yang Ahlus Sunnah wal Jama’ah berada di atasnya.


Di antara aqidah sesat shufi :

hulul (Allah bertempat pada makhluk

wihdatul wujud (Allah bersatu dengan makhluk/alam)

mengkultuskan para wali

meyakini bahwa para wali mengetahui perkara ghaib dan berkuasa terhadap alam

meyakini ada wali quthub dan autad

berdo’a dan beristighotsah kepada para wali tersebut dalam kondisi terdesak, tidak kepada Allah.

orang paling utama adalah orang yang mengakui perbuatan-perbuatan bahaya tersebut dan tidak mengingkarinya.


Pertentangan antara kelompok shufi dengan Ahlus Sunnah telah lama ada dan terus berlangsung hingga hari ini.

Maka bagaimana dikatakan bahwa Shufiyyah termasuk Ahlus Sunnah wal Jama’ah??!"

Kasyf Zaif at-Tashawwuf, hal. 13-14

Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

REKAM KEJAHATAN SYIAH - IRAN PADA MUSIM HAJI


INGATLAH SEJARAH....
Syiah memiliki rekam jejak sangat buruk dan kelam dalam sejarah pelaksanaan Ibadah Haji, mereka kerap kali melakukan kekacauan yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa dari kaum muslimin yang sedang khusyu' menunaikan Ibadah Haji.

Berikut beberapa peristiwa berdarah dari sekian banyak kekacauan yang dilakukan Syiah dalam sepanjang sejarah:

Tahun 312 H,
PEMBANTAIAN JAMA'AH HAJI OLEH SYI'AH QARAMITHAH
Di bawah pimpinan Abu Thahir al-Qaramithi pemeluk Syiah menyerang kafilah yang baru saja pulang dari menunaikan Ibadah haji di Makkah. Mereka membunuhi kaum lelaki dan menawan kaum wanita. Merampas harta mereka yang lebih dari 1 juta dinar.

(Al-Bidayah wa an-Nihayah, Ibnu Katsir al-Syafi’i 9/149).


Tahun 317 H,
Abu Thahir al-Qaramithi memasuki Masjidil Haram pada hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah).
Dia dan tentaranya :

MEMBANTAI para jamaah haji dan mu’tamirin di sekitar Ka’bah, baik mereka yang sedang thawaf, maupun mereka yang bergelantungan di kiswah Ka’bah.

Merampas harta mereka.

Tidak sampai di situ, Abu Thahir al-Qaramithi kemudian :

Memerintahkan jasad-jasad jama'ah haji yang mereka bunuh itu untuk DIMASUKKAN KE DALAM SUMUR ZAM-ZAM!!!  Lahaulaa walaa Quwwata illa billah

Melepas Kiswah dan pintu Ka'bah, dan
dengan pongah mencuri Hajar al-Aswad dari Ka’bah, dan membawanya ke Kerajaan mereka, dan tetap berada di sana sampai tahun 339 H ( selama ± 22 tahun!!).

(Al-Bidayah wa an-Nihayah, Ibnu Katsir al-Syafi’i 9/160).


Tahun 1406 H/ 1986 M:

Jama’ah haji Iran turun di Jeddah. Setelah melalui pemeriksaan, ternyata kebanyakan jama’ah yang berjumlah 500 orang itu, menyembunyikan bahan peledak jenis C4 pada bagian bawah tas mereka.
Ketika disita petugas,  kemudian bahan peledak tersebut dikumpulkan dan mencapai berat 150 Kg!!


Tahun 1407 H/ 1987 M.
Hizbullah bekerja sama dengan Garda Revolusi Iran, dan didukung oleh Jama’ah haji Syiah dari Saudi, mengadakan demonstrasi besar-besaran di Makkah al-Mukarramah, pada musim haji 1407 H.

Mereka MENGKAFIRKAN dan MENGANCAM Negara Saudi Arabia,  sambil membawa gambar-gambar poster Khomeini!!!

Hasilnya, 402 orang wafat, 85 di antaranya adalah para petugas keamanan.

Kerusuhan ini menyebabkan puluhan bangunan hancur, ratusan wanita, anak-anak, dan orang tua terinjak-injak , dan ratusan ribu jama’ah haji terhambat melaksanakan manasik.


Tahun 1409 H.
Anggota Hizbullah-Saudi bekerjasama dengan Syi’ah Kuwait melakukan aksi peledakan bom di Kota Makkah.
Bahan peledak mereka peroleh dari pejabat Kedubes Kuwait di Saudi yang ternyata seorang Syiah.

Para pelaku dalam peristiwa itu oleh disebut-sebut sebagai syuhada dan dinobatkan sebagai para wali.

Tahun 1410 H
Kejahatan Syi'ah dalam bentuk menyemprotkan gas BERACUN kepada para Jama'ah Haji di al-'Mu'aishim,  yang menyebabkan RIBUAN jama'ah haji meninggal dunia.


Masih BANYAK LAGI rentetan peristiwa KEJAHATAN Syiah di Tanah Haram pada musim haji.



Itu sekedar rekaman singkat peristiwa berdarah yang dilakukan oleh Syiah di Tanah Haram,  pada bulan Haram,  ketika musim haji.

Karena memang bagi Syi'ah,  Makkah sudah tidak ada kehormatannya.

Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

Jumat, 09 September 2016

Kumpulan Channel Telegram Untuk Akhwat


LINK CHANNEL UNTUK PARA NISAA

___ A ___

✅ https://telegram.me/akhawaatfillahpurwokerto
✅ https://telegram.me/alatsariyyahberbagifaidah
✅ https://telegram.me/akhwatgalifaedah
✅ https://telegram.me/ALGHOLIYAH
✅ https://telegram.me/AlmaktabahAnnadzirah
___ B ___
___ C ___
___ D ___
___ F ___
___ G ___
___ M ___
___ N ___
___ P ___
___ S ___
___ T ___

️ Untuk Channel Nisaa ini, dimohon para ikhwan (lelaki) untuk TIDAK JOIN pada Channel ini. Jika ingin mengikuti fawaid postingan channel tersebut, cukup dengan mengikuti link channel tersebut tanpa menjadi anggota)

Kumpulan Channel Telegram Untuk Ikhwan


LINK CHANNEL SALAFY INDONESIA
___ A ___

✅ https://telegram.me/alistiqomah
✅ https://telegram.me/anNajiyahBali
✅ https://telegram.me/alistifadah
✅ https://telegram.me/AlManshurahSingaraja
✅ https://telegram.me/ashshorowaky
✅ https://telegram.me/AlushulAtstsalatsah
✅ https://telegram.me/AppSalafy2
✅ https://telegram.me/addiinun_nashihah
✅ https://telegram.me/An_Nikaah
✅ https://telegram.me/AudioThalabIlmuSyar_i
✅ https://telegram.me/AbuAbdirrahmanSofian
✅ https://telegram.me/AISARibnuljazari
✅ https://telegram.me/audiofiqih
✅ https://telegram.me/AlmanshurohBanjar

___ B ___
____ C ___
___ D ___
___ F ___
___ G ___
___ I ___
___ J ___
___ K ___
___ M ___
___ P ___
___ Q ___
___ R ___
___ S ___
___ T ___
___ U ___
___ V ___
___ W ___
___ Y ___

Channel Kompilasi FAKTA, BUKTI-BUKTI & DOKUMEN OTENTIK:
Penyimpangan Surury, Ihyaut Turots, As-Sofwah
Penyimpangan Halabiyyun
Penyimpangan MLM-Dzulqarnain
Penyimpangan Ma'bariyyun
Penyimpangan RODJA & Afiliasinya```


Kumpulan Rekaman Audio Kajian Salafy
Untuk Menambah Ilmu Dan Koleksi Kajian Segera Download Di www.audiokajian.com

Datangi Dan Duduk Bermajlis Ilmu Secara Langsung Dikota Anda masing masing ,
Temukan Tempat Kajiannya Di www.kajiansalafy.net

Ayo Bantu MenShare Kepada Orang Yang Anda Cintai !!

Ingat Pesan Dari Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)


Di Sponsori Oleh :

- Channel Telegram :
@AhlussunnahSemarang
@NgajiBahasaArab
@BahasArab
@RuangBelajarKu
- Saluran Bbm :
Pin C001751EE
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

Kamis, 08 September 2016

Murottal Khalifah Tunaiji Bersama Anak Anak Bagus Untuk Hafalan


Sumber :  en.islamway.net/collection/737/teaching-mushaf-for-children
Semoga Memberikan Manfaat Bagi Kita
Kunjungi Dan Gabung Di Saluran Telegram :
@RuangBelajarKu
@AhlussunnahSemarang

Info Kajian Ahlusunnah Ahad 9 Dzulhijjah 1437 H - 11 September 2016 M




BISMILLAAHI WALHAMDULILLAAH

Hadirilah Dengan Mengharap Pahala Allahu ta 'ala Semata - Kajian Islam Ilmiyyah Ahlussunnah Wal Jama'ah Di Semarang - Insya Allah


MATERI :
 ~ KUREKAT UKHUWAH Dengan Cinta Kita ~


PEMATERI :
al Ustadz Ayip Syafruddin Hafizhahullah


HARI :
Ahad 9 Dzulhijjah 1437 H - 11 September 2016 M


WAKTU :
Jam 09:30 Pagi Wib Insya Allah


TEMPAT :

Masjid DIPONEGORO
Jl. Admodirono Pleburan UNDIP Semarang



PENYELENGGARA :
Majlis Ta'lim Al I'tishom Semarang
Jl. Tambak Boyo Lor 6 Tlogosari Kulon


KAJIAN GRATIS UNTUK UMUM
IKHWAN DAN AKHWAT !


INFORMASI :
Hasan - 085225003939


TurutAndil MenShare :

- Grup WhatsApp CopyPaste :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com


Ayo Bantu MenShare !!!

Pesan Dari Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)