Minggu, 11 September 2016

JANGAN JADIKAN TOKOH-TOKOH YANG MENYESATKAN SEBAGAI TEMAN DEKAT / PENOLONG KITA



Allah ‘Azza Wa Jalla berfirman :

وَمَا كُنْتُ مُتَّخِذَ الْمُضِلِّينَ عَضُدًا

" Dan Aku tidak menjadikan para pihak penyesat sebagai penolong " (Q.S al-Kahfi ayat 51)

Syaikh Ibn Utsaimin rahimahullah menyatakan :

(Pada ayat ini) terdapat isyarat bahwa ..

Tidak boleh bagimu wahai manusia menjadikan orang-orang yang menyesatkan sebagai penolongmu. Karena mereka tidak akan memberikan manfaat kepadamu, justru akan menimbulkan mudharat bagimu.

Karena itu ..

Janganlah bersandar kepada orang-orang yang bodoh,

 Jangan pula kepada Ahlul Bid'ah yang menyimpang. Karena mereka tidak mungkin memberikan manfaat kepadamu, bahkan ia akan memudharatkanmu.

Jika Allah Azza Wa Jalla tidak menjadikan pihak penyesat sebagai penolong, maka kita juga demikian.

Tidak boleh bagi kita menjadikan orang-orang yang menyesatkan sebagai penolong. Karena tidak ada kebaikan pada mereka.

Dalam ayat ini juga larangan dari ...

Memiliki sahabat dekat yang buruk dan dari berteman dengan orang-orang yang jahat.

Hendaknya seseorang menjauh dari teman duduk yang jahat.


Tafsir Surat al-Kahfi libni Utsaimin halaman 94

(Abu Utsman Kharisman) - WA al-I'tishom

Majmu'ah Ashhaabus Sunnah
Channel telegram: https://tlgrm.me/ashhabussunnah


__________



DIANTARA AKIBAT TEMAN BURUK

Al-Imam Abu Sulaiman bin Muhammad al-Khaththaby rahimahullah berkata:

‏قال بعضهم: معاشرة الأشرار تورث سوء الظن بالأبرار.

" Sebagian ulama ada yang mengatakan bahwa bergaul dengan orang-orang yang buruk akan menyebabkan berburuk sangka kepada orang-orang yang baik. "

Al-Uzlah, hlm. 416

Sumber || https://twitter.com/channel_moh/status/766796119003324416

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy



___________



PENGARUH TEMAN BERGAUL DALAM MEMBENTUK KEPRIBADIAN SESEORANG

Imam Qotadah -rohimahulloh- berkata :


️"Sesungguhnya kami, demi Alloh, tidaklah kami melihat seseorang yang berteman dengan orang lain kecuali dia (akan menjadi) serupa dan semodel dengan (teman)nya.

️Oleh sebab itu bertemanlah dengan orang-orang sholih dari kalangan hamba-hamba Alloh, mudah-mudahan kamu sekalian bersama mereka atau (menjadi seperti) mereka."

(Al-Ibaanah 2/477)

https://matwiat.wordpress.com/

Sumber : @SERIAKHLAQULKARIMAH @KEUTAMAANILMU


____________




BIMBINGAN SALAF DALAM MEMILIH TEMAN

Abu Hatim -rahimahullah- berkata:

“ Yang wajib atas seorang yang berakal agar berlindung kepada Allah dari berteman dengan orang yang jika dirinya mengingat Allah dia tidak mau membantunya,

Jika dirinya lupa dia tidak mau mengingatkannya, jika dirinya lalai dia justru mendorongnya agar meninggalkan dzikir.

Siapa yang berteman dengan orang-orang yang buruk maka hakekatnya dialah yang paling buruk diantara mereka. Sebagaimana orang yang baik tidak mencintai kecuali orang-orang yang baik, demikian pula orang yang buruk tidak akan berteman kecuali dengan orang-orang yang jahat.

Jadi seseorang jika membutuhkan teman maka hendaklah dia berteman dengan orang-orang yang menjaga kehormatannya.”

(Raudhatul Uqalaa’, hal. 102, dinukil dalam Rufaqaa’ut Thariiq, hal. 25-26)

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy


Sabtu, 10 September 2016

BENARKAH KELOMPOK SHUFIYYAH TERMASUK AHLUS SUNNAH WAL JAMA’AH


Asy-Syaikh al-‘Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah mengatakan,

“Sesungguhnya golongan Ahlus Sunnah wal Jama’ah hanya satu kelompok saja, tidak banyak kelompok.

Ahlus Sunnah wal Jama’ah, disebut : Ahlus Sunnah wal Jama’ah, disebut pula AHLUL HADITS, disebut pula : SALAFIYYUN atau pengikut madzhab salaf.

SHUFIYYAH TIDAK TERMASUK DI DALAMNYA, baik dulu maupun sekarang.

Para imam Islam telah menjelaskan hadits tentang “ath-Thaifah al-Manshurah” dan hadits “al-Firqah an-Najiyyah” bahwa yang dimaksud dalam hadits tersebut adalah : Ahlul Hadits dan para ‘ulama hadits, BUKAN KELOMPOK SHUFIYYAH ataupun kelompok lainnya. Terlebih lagi setelah terpecah-pecahnya Shufiyyah menjadi banyak sekte yang semuanya tegak di atas aqidah-aqidah sesat, metode-metode penuh khurafat, bertolak belakang dengan al-Qur’an dan as-Sunnah serta jalan yang Ahlus Sunnah wal Jama’ah berada di atasnya.


Di antara aqidah sesat shufi :

hulul (Allah bertempat pada makhluk

wihdatul wujud (Allah bersatu dengan makhluk/alam)

mengkultuskan para wali

meyakini bahwa para wali mengetahui perkara ghaib dan berkuasa terhadap alam

meyakini ada wali quthub dan autad

berdo’a dan beristighotsah kepada para wali tersebut dalam kondisi terdesak, tidak kepada Allah.

orang paling utama adalah orang yang mengakui perbuatan-perbuatan bahaya tersebut dan tidak mengingkarinya.


Pertentangan antara kelompok shufi dengan Ahlus Sunnah telah lama ada dan terus berlangsung hingga hari ini.

Maka bagaimana dikatakan bahwa Shufiyyah termasuk Ahlus Sunnah wal Jama’ah??!"

Kasyf Zaif at-Tashawwuf, hal. 13-14

Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

REKAM KEJAHATAN SYIAH - IRAN PADA MUSIM HAJI


INGATLAH SEJARAH....
Syiah memiliki rekam jejak sangat buruk dan kelam dalam sejarah pelaksanaan Ibadah Haji, mereka kerap kali melakukan kekacauan yang mengakibatkan banyaknya korban jiwa dari kaum muslimin yang sedang khusyu' menunaikan Ibadah Haji.

Berikut beberapa peristiwa berdarah dari sekian banyak kekacauan yang dilakukan Syiah dalam sepanjang sejarah:

Tahun 312 H,
PEMBANTAIAN JAMA'AH HAJI OLEH SYI'AH QARAMITHAH
Di bawah pimpinan Abu Thahir al-Qaramithi pemeluk Syiah menyerang kafilah yang baru saja pulang dari menunaikan Ibadah haji di Makkah. Mereka membunuhi kaum lelaki dan menawan kaum wanita. Merampas harta mereka yang lebih dari 1 juta dinar.

(Al-Bidayah wa an-Nihayah, Ibnu Katsir al-Syafi’i 9/149).


Tahun 317 H,
Abu Thahir al-Qaramithi memasuki Masjidil Haram pada hari Tarwiyah (8 Dzulhijjah).
Dia dan tentaranya :

MEMBANTAI para jamaah haji dan mu’tamirin di sekitar Ka’bah, baik mereka yang sedang thawaf, maupun mereka yang bergelantungan di kiswah Ka’bah.

Merampas harta mereka.

Tidak sampai di situ, Abu Thahir al-Qaramithi kemudian :

Memerintahkan jasad-jasad jama'ah haji yang mereka bunuh itu untuk DIMASUKKAN KE DALAM SUMUR ZAM-ZAM!!!  Lahaulaa walaa Quwwata illa billah

Melepas Kiswah dan pintu Ka'bah, dan
dengan pongah mencuri Hajar al-Aswad dari Ka’bah, dan membawanya ke Kerajaan mereka, dan tetap berada di sana sampai tahun 339 H ( selama ± 22 tahun!!).

(Al-Bidayah wa an-Nihayah, Ibnu Katsir al-Syafi’i 9/160).


Tahun 1406 H/ 1986 M:

Jama’ah haji Iran turun di Jeddah. Setelah melalui pemeriksaan, ternyata kebanyakan jama’ah yang berjumlah 500 orang itu, menyembunyikan bahan peledak jenis C4 pada bagian bawah tas mereka.
Ketika disita petugas,  kemudian bahan peledak tersebut dikumpulkan dan mencapai berat 150 Kg!!


Tahun 1407 H/ 1987 M.
Hizbullah bekerja sama dengan Garda Revolusi Iran, dan didukung oleh Jama’ah haji Syiah dari Saudi, mengadakan demonstrasi besar-besaran di Makkah al-Mukarramah, pada musim haji 1407 H.

Mereka MENGKAFIRKAN dan MENGANCAM Negara Saudi Arabia,  sambil membawa gambar-gambar poster Khomeini!!!

Hasilnya, 402 orang wafat, 85 di antaranya adalah para petugas keamanan.

Kerusuhan ini menyebabkan puluhan bangunan hancur, ratusan wanita, anak-anak, dan orang tua terinjak-injak , dan ratusan ribu jama’ah haji terhambat melaksanakan manasik.


Tahun 1409 H.
Anggota Hizbullah-Saudi bekerjasama dengan Syi’ah Kuwait melakukan aksi peledakan bom di Kota Makkah.
Bahan peledak mereka peroleh dari pejabat Kedubes Kuwait di Saudi yang ternyata seorang Syiah.

Para pelaku dalam peristiwa itu oleh disebut-sebut sebagai syuhada dan dinobatkan sebagai para wali.

Tahun 1410 H
Kejahatan Syi'ah dalam bentuk menyemprotkan gas BERACUN kepada para Jama'ah Haji di al-'Mu'aishim,  yang menyebabkan RIBUAN jama'ah haji meninggal dunia.


Masih BANYAK LAGI rentetan peristiwa KEJAHATAN Syiah di Tanah Haram pada musim haji.



Itu sekedar rekaman singkat peristiwa berdarah yang dilakukan oleh Syiah di Tanah Haram,  pada bulan Haram,  ketika musim haji.

Karena memang bagi Syi'ah,  Makkah sudah tidak ada kehormatannya.

Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

Jumat, 09 September 2016

Kumpulan Channel Telegram Untuk Akhwat


LINK CHANNEL UNTUK PARA NISAA

___ A ___

✅ https://telegram.me/akhawaatfillahpurwokerto
✅ https://telegram.me/alatsariyyahberbagifaidah
✅ https://telegram.me/akhwatgalifaedah
✅ https://telegram.me/ALGHOLIYAH
✅ https://telegram.me/AlmaktabahAnnadzirah
___ B ___
___ C ___
___ D ___
___ F ___
___ G ___
___ M ___
___ N ___
___ P ___
___ S ___
___ T ___

️ Untuk Channel Nisaa ini, dimohon para ikhwan (lelaki) untuk TIDAK JOIN pada Channel ini. Jika ingin mengikuti fawaid postingan channel tersebut, cukup dengan mengikuti link channel tersebut tanpa menjadi anggota)

Kumpulan Channel Telegram Untuk Ikhwan


LINK CHANNEL SALAFY INDONESIA
___ A ___

✅ https://telegram.me/alistiqomah
✅ https://telegram.me/anNajiyahBali
✅ https://telegram.me/alistifadah
✅ https://telegram.me/AlManshurahSingaraja
✅ https://telegram.me/ashshorowaky
✅ https://telegram.me/AlushulAtstsalatsah
✅ https://telegram.me/AppSalafy2
✅ https://telegram.me/addiinun_nashihah
✅ https://telegram.me/An_Nikaah
✅ https://telegram.me/AudioThalabIlmuSyar_i
✅ https://telegram.me/AbuAbdirrahmanSofian
✅ https://telegram.me/AISARibnuljazari
✅ https://telegram.me/audiofiqih
✅ https://telegram.me/AlmanshurohBanjar

___ B ___
____ C ___
___ D ___
___ F ___
___ G ___
___ I ___
___ J ___
___ K ___
___ M ___
___ P ___
___ Q ___
___ R ___
___ S ___
___ T ___
___ U ___
___ V ___
___ W ___
___ Y ___

Channel Kompilasi FAKTA, BUKTI-BUKTI & DOKUMEN OTENTIK:
Penyimpangan Surury, Ihyaut Turots, As-Sofwah
Penyimpangan Halabiyyun
Penyimpangan MLM-Dzulqarnain
Penyimpangan Ma'bariyyun
Penyimpangan RODJA & Afiliasinya```


Kumpulan Rekaman Audio Kajian Salafy
Untuk Menambah Ilmu Dan Koleksi Kajian Segera Download Di www.audiokajian.com

Datangi Dan Duduk Bermajlis Ilmu Secara Langsung Dikota Anda masing masing ,
Temukan Tempat Kajiannya Di www.kajiansalafy.net

Ayo Bantu MenShare Kepada Orang Yang Anda Cintai !!

Ingat Pesan Dari Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)


Di Sponsori Oleh :

- Channel Telegram :
@AhlussunnahSemarang
@NgajiBahasaArab
@BahasArab
@RuangBelajarKu
- Saluran Bbm :
Pin C001751EE
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

Kamis, 08 September 2016

Murottal Khalifah Tunaiji Bersama Anak Anak Bagus Untuk Hafalan


Sumber :  en.islamway.net/collection/737/teaching-mushaf-for-children
Semoga Memberikan Manfaat Bagi Kita
Kunjungi Dan Gabung Di Saluran Telegram :
@RuangBelajarKu
@AhlussunnahSemarang

Info Kajian Ahlusunnah Ahad 9 Dzulhijjah 1437 H - 11 September 2016 M




BISMILLAAHI WALHAMDULILLAAH

Hadirilah Dengan Mengharap Pahala Allahu ta 'ala Semata - Kajian Islam Ilmiyyah Ahlussunnah Wal Jama'ah Di Semarang - Insya Allah


MATERI :
 ~ KUREKAT UKHUWAH Dengan Cinta Kita ~


PEMATERI :
al Ustadz Ayip Syafruddin Hafizhahullah


HARI :
Ahad 9 Dzulhijjah 1437 H - 11 September 2016 M


WAKTU :
Jam 09:30 Pagi Wib Insya Allah


TEMPAT :

Masjid DIPONEGORO
Jl. Admodirono Pleburan UNDIP Semarang



PENYELENGGARA :
Majlis Ta'lim Al I'tishom Semarang
Jl. Tambak Boyo Lor 6 Tlogosari Kulon


KAJIAN GRATIS UNTUK UMUM
IKHWAN DAN AKHWAT !


INFORMASI :
Hasan - 085225003939


TurutAndil MenShare :

- Grup WhatsApp CopyPaste :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com


Ayo Bantu MenShare !!!

Pesan Dari Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)

Rabu, 07 September 2016

Diantara Ciri Ciri Yang Jelas Dari Orang Orang WAHABI¹


- Mereka adalah orang orang yang mengesakan Allahu ta 'ala dalam beribadah kepada Nya .

Berdoa, takut, berharap, tawakal, berharap, kembali dan bertaubat, meminta pertolongan, meminta perlindungan, istighatsah, menyembelih, nadzar dan yang selainnya dari macam macam ibadah yang Allahu perintahkan, semuanya hanyalah di persembahkan untuk Allahu ta 'alam semata.


وَأَنَّ الْمَسٰجِدَ لِلَّهِ فَلَا تَدْعُوا مَعَ اللَّهِ أَحَدًا

" Dan sesungguhnya mesjid-mesjid itu adalah kepunyaan Allah. Maka janganlah kamu menyembah seseorangpun di dalamnya di samping (menyembah) Allah."

(Al-Jinn : 18)



- Mereka orang orang yang jauh dari kesyirikan kepada Allahu ta 'ala



إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَن يُشْرَكَ بِهِۦ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذٰلِكَ لِمَن يَشَآءُ ۚ وَمَن يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ ضَلَّ ضَلٰلًۢا بَعِيدًا

" Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya."

(An-Nisa' : 116)



- Mereka tidak lah beribadah kepada Allahu ta 'ala kecuali dengan apa yang Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bawa dan ajarkan, tidak ditambah tambahi dan tidak di kurangi.


عَنْ أُمِّ الْمُؤْمِنِيْنَ أُمِّ عَبْدِ اللهِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا قَالَتْ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهَ وَسَلَّمَ: “مَنْ أَحْدَثَ فِيْ أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ” رَوَاهُ الْبُخَارِيُّ وَمُسْلِمٌ.

Dari Ummul Mukminin, Ummu Abdillah ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata : Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :

" Barangsiapa yang (memulai) mengada-adakan (sesuatu yang baru) dalam urusan (agama) kami ini yang bukan termasuk bagian darinya, maka amalan tersebut tertolak."

(HR. Bukhari dan Muslim)



وَفِيْ رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ: “مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهَ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ”


Dalam riwayat Muslim disebutkan :

" Barangsiapa yang mengerjakan sebuah amalan yang tidak terdapat padanya perintah kami, maka amalan tersebut tertolak."

(HR. Muslim)



- Mereka beragama berdasarkan dengan Al Quran dan Sunnah dengan merujuk kepada pemahaman orang orang terbaik pada generasi awal umat islam, sebagaimana yang Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam wasiatkan kepada kita.



وَالسّٰبِقُونَ الْأَوَّلُونَ مِنَ الْمُهٰجِرِينَ وَالْأَنصَارِ وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُم بِإِحْسٰنٍ رَّضِىَ اللَّهُ عَنْهُمْ وَرَضُوا عَنْهُ وَأَعَدَّ لَهُمْ جَنّٰتٍ تَجْرِى تَحْتَهَا الْأَنْهٰرُ خٰلِدِينَ فِيهَآ أَبَدًا ۚ ذٰلِكَ الْفَوْزُ الْعَظِيمُ

" Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) dari golongan muhajirin dan anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan merekapun ridha kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga-surga yang mengalir sungai-sungai di dalamnya selama-lamanya. Mereka kekal di dalamnya. Itulah kemenangan yang besar."

(At-Taubah : 100)


Beliau bersabda :

" Sebaik-baik umat manusia adalah generasiku (sahabat), kemudian orang-orang yang mengikuti mereka (tabi’in) dan kemudian orang-orang yang mengikuti mereka lagi (tabi’ut tabi’in)."

(Muttafaq ‘alaih)


Telah Berkata al Imam Malik Rahimahullah :


" Tidak akan menjadi baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah menjadikan baik (umat) di awalnya dahulu. "


__________


Keterangan:

1. JULUKAN WAHABI ADALAH BUATAN ORANG ORANG YANG BENCI DENGAN DAKWAH TAUHID DAN SUNNAH, MEREKA TIDAK BISA BERSIKAP/BERDALIL DENGAN ILMIYYAH, YANG BISA MEREKA LAKUKAN HANYALAH DENGAN MEMBERI JULUKAN JELEK KEPADA ORANG ORANG YANG BERTAUHID KEPADA ALLAH, DENGAN TUJUAN AGAR MANUSIA LARI DARI DAKWAH TAUHID DAN SUNNAH


__________



Penting !!

Lindungi anak dan keluarga kita dari bahaya laten terorisme , isis , syiah dan komunisme dan berbagai kelompok sesat lainnya..

Bentengi dan bekali kita, anak anak kita dan keluarga kita dengan ilmu syar'i

Belajar islam dengan mengikuti tiga generasi awal umat islam , orang orang di wasiatkan oleh nabi shallallahu 'alaihi wa sallam



Di Sponsori Oleh :

- Grup WhatsApp CopyPaste :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Bbm :
Pin C001751EE
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

Ayo Bantu MenShare !!!

Pesan Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)

MENYEBARKAN ILMU SYAR'I DI MEDIA-MEDIA SOSIAL


Pertanyaan :

Apabila aku menyebarkan ilmu syar'i melalui media-media sosial dan perlu diketahui bahwa faedah tersebut akan terkirim ke ribuan orang maka apakah aku termasuk orang yang mengajarkan manusia kebaikan dan akan memintakan ampun untukku penduduk langit dan bumi hingga ikan di lautan dan semut di lubang sarangnya ?

Syaikh Salim Bamuhriz حفظه اللّٰه Menjawab :

Apabila engkau ikhlas melakukannya dengan mengharap ridho Allah ta'ala dan engkau menyebarkan ilmu yang bermanfaat maka tidak diragukan engkau termasuk orang-orang yang mengajari manusia kebaikan dan dengan izin Allah ta'ala engkau akan mendapatkan pahala yang disebutkan oleh rosulullah صلى اللّٰه عليه وسلم dalam hadits yang shohih.
Wallahul musta'an.

Copas : Telegram me/dinulqoyyim


__________


ILMU DAN MENYEBARKANNYA BEGITU SANGAT BERHARGA


Berkata Syaikh Utsaimin Rahimahullahu :

" Ilmu sangat-sangatlah lebih utama dan lebih berharga daripada harta, sampai-sampai jika seseorang menyedekahkan harta kekayaan yang amat banyak melimpah ruah, tetap ilmu dan menyebarkan ilmu lebih utama."

Syarh Riyadus Sholihin (5/436)

Copas : PENCARI AL-HAQ


__________



KEUTAMAAN ILMU DAN KEUTAMAAN MENYEBARKANNYA

Berkata Fadhilatusy Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah:

Maka, ilmu (agama) lebih utama berkali-kali lipat daripada harta. Sampai pun seandainya seseorang berinfak dengan harta yang besar lagi banyak, ilmu dan menyebarkan ilmu (tetap) lebih utama.

Syarh Riyadhus Sholihin 5/436

Sumber: Twitter Khalid Baqais

Situbondo, Jum'at 23 Dzulqa'dah 1437 H/ 25 Agustus 2016

Copas : Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i (TwIS)


__________


SEBARKAN ILMU !!!!!

asy-Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah berkata:

" Sepantasnya bagi penuntut ilmu untuk memanfaatkan kesempatan yang ada, dan janganlah dia meninggalkan satu kesempatan pun berlalu melainkan dia menyebarkan ilmunya.
Karena ketika ilmu tersebar maka akan banyak pemanfaatan terhadap ilmu, dan ketika banyak pemanfaatan terhadap ilmu akan banyak ganjaran dan pahala.

Sudah sepantasnya bagimu menyebarkan ilmu."

Fathu Dzi al-Jalali wa al-Ikram 4/280

Copas :
Majmu'ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net


____________


MENYEBARKAN ILMU TERMASUK JIHAD TERBESAR

Menteri Urusan Agama Kerajaan Arab Saudi, asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alusy Syaikh hafizhahullah berkata:

"Jihad terbesar yang engkau lakukan terhadap musuh-musuh Allah Azza wa Jalla dan syaithan adalah menyebarkan ilmu, maka sebarkanlah ilmu di setiap tempat sesuai kesanggupanmu."

Al-Washaya al-Jalilah, hlm. 46

Copas : https://twitter.com/durrsalafi/status/729390085104410624


__________


KEUTAMAAN MENYEBARKAN ILMU

1. Berkata Ibnul Mubarak rahimahullah:

"Aku tidak mengetahui setelah kenabian, sebuah kedudukan yang lebih utama daripada menyebarkan ilmu."

(Tahdzibul Kamal 16/20)


2. Berkata al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah:

"Kedermawanan dalam ilmu dan mengajarkannya, itu adalah kedermawanan yang tertinggi. Dan dermawan dalam hal itu(ilmu) lebih utama daripada dermawan dalam harta. Karena ilmu lebih mulia daripada harta."

(Madarijus Salikin 2/281)


3. Berkata Ibnul Jauzi rahimahullah:

"Siapa yang suka agar tidak terputus amalnya setelah dia mati, hendaklah dia menyebarkan ilmu." (At-Tadzkirah 55)


4. Berkata asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan alusy Syaikh rahimahullah:

"Bersungguh-sungguhlah dalam menyebarkan tauhid dengan dalil-dalilnya kepada orang-orang khusus ataupun umum. Sebab mayoritas manusia sangat membutuhkan ilmu ini."

(Al-Mathlabul Hamid 273)


5. Berkata al-Imam Ibnu Baz rahimahullah:

"Wajib bagimu bersungguh-sungguh menyebarkan ilmu dengan penuh semangat dan kekuatan. Dan jangan sampai ahlul batil lebih bersemangat dalam(menyebarkan) kebatilan-kebatilan mereka. Hendaklah engkau bersungguh-sungguh untuk memberi manfaat pada kaum muslimin dalam perkara agama dan dunia mereka."

(Majmu' al-Fatawa 6/67)

Copas : Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i(TwIS)


___________


TurutAndil MenShare :

- Grup WhatsApp CopyPaste :
AHLUSSUNNAH SEMARANG
- Channel Bbm :
Pin C001751EE
- Channel Telegram :
@ahlussunnahsemarang
- Website Dan Blog Pribadi :
www.AhlussunnahSemarang.com
www.yukngajisemarang.blogspot.com

Ayo Bantu MenShare !!!

Berkata Ibnul Jauzi Rahimahullah :

" Siapa Yang Suka Agar Tidak Terputus Amalnya Setelah Dia Mati, Hendaklah Dia Menyebarkan llmu " (At-Tadzkirah 55)

Apa Itu Yang Dimaksud Wahhabiyyah ?


BANTAHAN TERHADAP MUKTAMAR SHUFI DI CHECHNYA YANG MENTAHDZIR "WAHABI"

(Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih al-Fauzan hafizhahullah)

Pertanyaan :

 Ada orang yang mengatakan dan memperingatkan dengan mengatakan, "Jangan mendengar dan jangan membaca perkataan dari kelompok Wahabiyah!"


Jawaban :

Apa itu yang dimaksud Wahhabiyah? Kami tidak mengenal Wahhabiyah, adapun dakwah Syaikh Muhammmad bin Abdul Wahhab padanya tidak terdapat perkara yang menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, sehingga tidak boleh dinamakan dengan kelompok Wahhabiyah.

Dakwah beliau adalah dakwah yang dibawa Rasul, beliau mendakwahkan tauhid dan melarang kesyirikan. Inilah yang didakwahkan oleh asy-Syaikh Muhammad rahimahullah. Beliau mendakwahkan tauhid dan melarang kesyirikan pula serta menyuruh untuk beribadah kepada Allah saja tanpa menyekutukannya.
Ini adalah jalannya Rasul bukan Wahabiyah.

Jika Rasul adalah Wahhabi maka inilah jalan Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam.

Sebuah dakwah tidak boleh dinamakan dengan pembawanya kecuali orang yang membawa itu menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, seperti Jahmiyah, Mu'tazilah dan Shufiyah.

Jadi perkara-perkara yang diada-adakan disandarkan kepada orang yang membawanya yang telah mengada-adakannya.

Adapun perkara-perkara yang berdasarkan Sunnah Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam maka disandarkan kepada Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam dengan mengatakan ini adalah Sunnah Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam.

Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab tidak membawa ajaran yang menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam. Jelaskan kepada kami mana buktinya kalau beliau menyelisihi Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam, kami mengikuti Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam dan tidak mengikuti Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab, kami mengikuti Sunnah, kami menyampaikan hal ini terang-terangan dan kami persaksikan bahwa kami mengikuti Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam.

Maka jika kalian menunjukkan bukti bahwa asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab telah menyelisihi Rasul, maka kami akan mengikuti Rasul. Tetapi Alhamdulillah dakwah beliau masih ada, kitab-kitab para murid beliau masih ada, tidak ada padanya -walillahilhamd- kecuali dakwah kepada As-Sunnah.

Maka tinggalkanlah ucapan semacam ini, gelar-gelar buruk, dan hal-hal yang padanya terdapat upaya membuat orang lari dari menerima kebenaran!

Tujuan kami adalah kebenaran dan mengikuti Rasul shalallahu 'alaihi wa sallam, melarang kesyirikan, memerintahkan untuk beribadah kepada Allah saja tanpa sekutu bagi-Nya, menghidupkan as-Sunnah dan mematikan bid'ah. Inilah jalan kami dan inilah dakwah kami.

Jika kalian mendapati ada kesalahan pada kami,  jelaskan kepada kami jazakumullahu khairan, adapun hanya dengan melemparkan julukan-julukan buruk dan hanya berupaya membuat orang lari/benci, ini tidak boleh karena itu hanya mengikuti hawa nafsu.

Jangan dengarkan para penyeru kesesatan! Jika mereka mengatakan Wahhabi maka katakanlah, "Apa itu Wahabi? Jelaskan kepada saya, jika itu kebenaran maka kami akan mengikutinya, namun jika itu batil maka kami akan meninggalkannya. Tolong jelaskan kepada saya dan terangkan kepada saya!" Ini kitab-kitab beliau masih ada,  tunjukkan kepada kami, kami akan membacanya, jika kami melihat ada penyelisihan maka kami akan tinggalkan hal yang menyelisihi kebenaran tersebut. Namun jika kami menjumpai kebenaran padanya maka kami memang orang yang mencari kebenaran. Sama saja apakah kebenaran itu dibawa oleh Wahhabiyah atau selain mereka.

Ini yang wajib dilakukan bagi orang yang memang menginginkan kebenaran. Adapun orang yang mengekor hawa nafsu maka tidak ada alasan untuk berkelit.

أَفَرَأَيْتَ مَنِ اتَّخَذَ إِلَهَهُ هَوَاهُ وَأَضَلَّهُ اللَّهُ عَلَى عِلْمٍ وَخَتَمَ عَلَى سَمْعِهِ وَقَلْبِهِ وَجَعَلَ عَلَى بَصَرِهِ غِشَاوَةً فَمَنْ يَهْدِيهِ مِنْ بَعْدِ اللَّهِ أَفَلا تَذَكَّرُونَ.

"Maka pernahkah engkau melihat orang yang menjadikan hawa nafsunya sebagai sesembahannya dan Allah membiarkannya sesat dalam keadaan dia mengetahuinya, dan Allah telah mengunci mati pendengaran dan hatinya dan meletakkan tutupan di atas penglihatannya, maka siapakah yang akan memberinya petunjuk sesudah Allah (membiarkan­nya sesat). Maka tidakkah kalian mengambil pelajaran?" (QS. Al-Jatsiyah: 23)

Orang yang memang mencari kebenaran dia tidak akan mendapatkan pada Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab -Insya Allah- selain kebenaran. Saya tidak mengatakan kalau asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab itu makshum, beliau bisa saja salah. Jika beliau salah, kita tinggalkan kesalahannya. Beliau memang tidak ma'shum dan beliau juga tidak mengatakan, "Ikutilah semua pendapat saya!" Tapi beliau mengatakan,  "Ikutilah kebenaran!"

Jadi jika seorang ulama salah maka kita menghindari kesalahannya dan kita mengambil yang benar. Inilah yang dituntut.


Gambar 3. Video Apa itu Wahabiyah? Bantahan terhadap Muktamar Shufi di Chechnya oleh Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah.


Anti Terrorist Menyajikan Bukti & Fakta Yang Nyata
 Channel Telegram: http://bit.ly/tukpencarialhaq
 http://tukpencarialhaq.com || http://tukpencarialhaq.wordpress.com

Senin, 05 September 2016

TIDAK DISYARATKAN MENASEHATI ORANG YANG MENYIMPANG SEBELUM MEMBANTAHNYA



Asy-Syaikh Usamah bin Su'ud al-'Amry hafizhahullah berkata:


" Tidak disyaratkan untuk menasehati orang yang menyimpang sebelum membantahnya,

 Sebagaimana hal itu dipaparkan oleh para ulama, diantara mereka adalah :

asy-Syaikh Hamud at-Tuwaijiry rahimahullah,

asy-Syaikh al-Albany rahimahullah,

asy-Syaikh Rabi' hafizhahullah, dan selain mereka.

Hal itu diceritakan kepada saya oleh guru dan ustadz kami asy-Syaikh Muhammad bin Hady hafizhahullah dari asy-Syaikh Hamud at-Tuwaijiry rahimahullah bahwa :

" Tidak disyaratkan untuk menasehati orang yang menyimpang sebelum membantahnya."



Sumber || https://twitter.com/OsamaAlamri99/status/772458745834143744
WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy